Tanggapi Penolakan Nama Irjen Pol Firli Masuk Capim KPK, Pansel: Biar Sajalah

Pansel Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tetap meloloskan Irjen Pol Firli Bajuri meski mendapat penolakan dari 500 pegawai KPK.

Tanggapi Penolakan Nama Irjen Pol Firli Masuk Capim KPK, Pansel: Biar Sajalah
CHRISTOFORUS RISTIANTO/KOMPAS.com
Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2019-2023, Firli Bahuri, saat selesai menjalani tes wawancara dan uji publik di Gedung Sekretariat Negara, Jakarta Pusat, Selasa (27/8/2019). 

Hal itu disampaikan pegiat antikorupsi Saor Siagian dalam diskusi di Gedung KPK, Rabu (28/8/2019).

Menurut dia, penolakan itu adalah peringatan bagi Pansel Capim KPK agar selektif dalam menyaring 10 nama capim KPK yang akan diserahkan kepada Presiden Joko Widodo.

"Kami bayangkan bisa suarakan ini bukan hanya 200, tapi 500."

"Barangkali ini pesan kepada Pansel apakah dia akan memilih orang yang akan ditolak, ya terserah."

"Tapi itulah peran-peran yang bisa kami lakukan sebagai publik," kata Saor.

Selain Irjen Pol Firli, ada sembilan nama yang juga diserahkan Pansel kepada Presiden Jokowi hari ini.

Sepuluh nama lain itu nantinya akan diserahkan ke DPR untuk kemudian dipilih lima nama pimpinan KPK 2019-2023.

Berikut daftarnya.

1. Alexander Marwata, Komisioner KPK

2. Firli Bahuri, Anggota Polri

3. I Nyoman Wara, Auditor BPK

4. Johanis Tanak, Jaksa

5. Lili Pintauli Siregar, Advokat

6. Luthfi Jayadi Kurniawan, Dosen

7. Nawawi Pomolango, Hakim

8. Nurul Ghufron, Dosen

9. Roby Arya B, PNS Sekretariat Kabinet

10. Sigit Danang Joyo, PNS Kementerian Keuangan

(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ini Alasan Pansel Loloskan Irjen Firli, Capim yang Ditolak 500 Pegawai KPK"

Editor: deni setiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved