Fenomena Semburan Api dari Tanah di Sragen yang Sempat Viral Kini Jadi Destinasi Wisata

Fenomena alam berupa semburan api dari tanah di Dukuh Bangurip RT 22 Desa Bonagung Kecamatan Tanon Kabupaten Sragen yang sempat viral.

Fenomena Semburan Api dari Tanah di Sragen yang Sempat Viral Kini Jadi Destinasi Wisata
TRIBUN JATENG/MAHFIRA PUTRI MAULANI
Api keluar dari tanah di lahan milik Mbah Rebo, Dukuh Bangurip RT 22, Desa Bonagung, Kecamatan Tanon, Sragen, Jawa Tengah. 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Fenomena alam berupa semburan api dari tanah di Dukuh Bangurip RT 22 Desa Bonagung Kecamatan Tanon Kabupaten Sragen yang sempat viral kini jadi tempat wisata dadakan.

Saat Tribunjateng.com mendatangi tempat tersebut, Selasa (3/9/2019) sore puluhan warga dari beberapa daerah beramai-ramai mendatangi tempat tersebut.

Mereka serombongan menaiki sepur mini yang sengaja di carter untuk mendatangi semburan api tersebut.

Warga sedang merebus air di atas api yang keluar dari tanah di Kecamatan Tanon Kabupaten Sragen.
Warga sedang merebus air di atas api yang keluar dari tanah di Kecamatan Tanon Kabupaten Sragen. (Tribun Jateng/Mahfira Putri Maulani)

Salah satu pengunjung, Tiwi warga Sukodono mengaku penasaran dengan pemberitaan yang beredar di media cetak maupun elektronik.

"Temen-temen saya yang di Kalimantan sampai telfon karena tau berita di televisi, "itu di Sragen ada api yang keluar dari tanah" ya saya penasaran," kata dia.

"Panas ya ternyata, padahal ya lumayan agak jauh. Ajaib bin ajaib sih ini," lanjut dia.

Tidak hanya Tiwi, Yatik asal Ngangen, Nglangon mengaku mendapat informasi dari ibu-ibu tetangga rumahnya. Dirinya menaiki sepur mini bersama ibu-ibu yang lainnya.

Pantauan Tribunjateng.com di lokasi, lubang api kini semakin lebar dan mendalam. Sumber api hanya dibatasi garis polisi dan bambu yang dibuat oleh warga.

Warga juga sempat mencoba merebus air di dalam ketel dan digunakan untuk membuat kopi dan teh.

Sejak dikabarkan mengeluarkan api sejak Minggu (18/8/2019), ladang milik Mbah Rebo memang ramai pengunjung. Sehari puluhan hingga ratusan orang mendatangi tempat itu.

Halaman
12
Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved