Rabu, 29 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Fenomena Semburan Api dari Tanah di Sragen yang Sempat Viral Kini Jadi Destinasi Wisata

Fenomena alam berupa semburan api dari tanah di Dukuh Bangurip RT 22 Desa Bonagung Kecamatan Tanon Kabupaten Sragen yang sempat viral.

Tayang:
Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: suharno
TRIBUN JATENG/MAHFIRA PUTRI MAULANI
Api keluar dari tanah di lahan milik Mbah Rebo, Dukuh Bangurip RT 22, Desa Bonagung, Kecamatan Tanon, Sragen, Jawa Tengah. 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Fenomena alam berupa semburan api dari tanah di Dukuh Bangurip RT 22 Desa Bonagung Kecamatan Tanon Kabupaten Sragen yang sempat viral kini jadi tempat wisata dadakan.

Saat Tribunjateng.com mendatangi tempat tersebut, Selasa (3/9/2019) sore puluhan warga dari beberapa daerah beramai-ramai mendatangi tempat tersebut.

Mereka serombongan menaiki sepur mini yang sengaja di carter untuk mendatangi semburan api tersebut.

Warga sedang merebus air di atas api yang keluar dari tanah di Kecamatan Tanon Kabupaten Sragen.
Warga sedang merebus air di atas api yang keluar dari tanah di Kecamatan Tanon Kabupaten Sragen. (Tribun Jateng/Mahfira Putri Maulani)

Salah satu pengunjung, Tiwi warga Sukodono mengaku penasaran dengan pemberitaan yang beredar di media cetak maupun elektronik.

"Temen-temen saya yang di Kalimantan sampai telfon karena tau berita di televisi, "itu di Sragen ada api yang keluar dari tanah" ya saya penasaran," kata dia.

"Panas ya ternyata, padahal ya lumayan agak jauh. Ajaib bin ajaib sih ini," lanjut dia.

Tidak hanya Tiwi, Yatik asal Ngangen, Nglangon mengaku mendapat informasi dari ibu-ibu tetangga rumahnya. Dirinya menaiki sepur mini bersama ibu-ibu yang lainnya.

Pantauan Tribunjateng.com di lokasi, lubang api kini semakin lebar dan mendalam. Sumber api hanya dibatasi garis polisi dan bambu yang dibuat oleh warga.

Warga juga sempat mencoba merebus air di dalam ketel dan digunakan untuk membuat kopi dan teh.

Sejak dikabarkan mengeluarkan api sejak Minggu (18/8/2019), ladang milik Mbah Rebo memang ramai pengunjung. Sehari puluhan hingga ratusan orang mendatangi tempat itu.

Hal tersebut tentu dimanfaatkan para warga sekitar untuk membuka lapak usaha di area tersebut.

Beberapa tenda dibangun untuk meneduhi para penjual di tempat yang cukup gersang itu.

Keuntungan lain dari adanya fenomena alam di bumi sukowati juga di rasakan karang taruna setempat, mereka memanfaatkan lahan warga sebagai parkir motor dan mobil.

Supomo (44) salah satu warga Banyurip Rt 16, Kalikobok, Tanon Sragen mengatakan hasil parkir bisa mencapai jutaan.

"Lumayan bisa buat pemasukan karang taruna, kalo uang yang terkumpul masuk kas karang taruna," beber Supomo.

Sebagian uang hasil parkir juga diberikan kepada Mbah Rebo selaku pemilik lahan.

Lokasi tersebut sebelumnya sudah sempat diperiksa dari tim Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) provinsi Jawa Tengah beberapa hari lalu dengan diperkirakan gas di dalam tanah akan segera habis. (uti)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved