Jadi Peserta Termuda, Rizqi Siwa MTSN 8 Sragen Raih Performa Award di Ajang WRG
Muhammad Miftakhul Rizqi (14) siswa kelas 9 MTSN 8 Sragen raih Performa Award di ajang World Robot Games (WRG) di Bangkok, Thailand.
Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Muhammad Miftakhul Rizqi (14) siswa kelas 9 MTSN 8 Sragen raih Performa Award di ajang World Robot Games (WRG) di Bangkok, Thailand.
Ajang tingkat Internasional ini diikuti 10 negara diantaranya Thailand, Singapura, Filipina, Vietnam, China, Malaysia, Indonesia, Taiwan, Bhutan dan Myanmar.
WRG terselenggara selama tiga hari, Kamis hingga Sabtu (29-31/8/2019). WRG merupakan ajang lomba robotik Internasional yang rutin diselenggarakan di setiap tahunnya.
Kompetisi yang diikuti Rizqi anak terakhir dari tiga bersaudara ini memiliki makna tersendiri baginya. Rizqi menjadi peserta termuda dalam ajang tersebut
"Dari 1.220 peserta dengan 18 kategori lomba saya jadi peserta terkecil dan termuda. Peserta yang lain dari mahasiswa, guru dan masyarakat umum," terang Rizqi kepada Tribunjateng.com, Selasa (3/9/2019).
Bersaing dengan 49 peserta lainnya di kategori Line Tracing Robort Extreme, membuat Rizqi merasa takut dan gugup.
Dirinya juga menceritakan sempat menangis karena sempat minder melihat kecanggihan robot milik para pesaingnya.
Robot yang akan digunakan untuk lomba pun sempat patah ketika diuji coba oleh Rizqi di track perlombaan. Saat lomba Rizqi menggunakan robot cadangan.
"Track perlombaan ternyata berbeda dengan track saat saya latihan, saat latihan hanya lurus belok, naik sedikit, yang dilombakan ada lingkarannya, dan waktu latihan robotnya waktu melingkar ga kuat dan jatuh" terang dia.
Sebelumnya, Rizqi mengaku belajar latihan pemrograman selama dua Minggu diluar sekolah. Rizqi juga mengikuti ekskul robotik di sekolahnya.
Rizqi yang bercita-cita sebagi guru dan ahli robotik ini merasa senang dan bangga dapat mengikuti ajang tersebut.
"Bangga sekali bisa mewujudkan cita-cita orang tua, saya jadi lebih semangat. Tidak pernah menyangka bisa ikut dan dapat medali di ajang ini," kata dia.
Rizqi dibesarkan oleh kedua orangtuanya Munandar dan Suwarti warga Dukuh Cengklik, RT 05 B, Desa Jetis Karangpung, Kecamatan Kalijambe, Kecamatan Sragen.
Sementara itu, Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri 8 Sragen, Muawanatul Badriyah yang juga mengantar Rizqi mengaku sangat bangga dengan prestasi peserta didiknya.
Kepala Madrasah yang kerap disapa Anna ini mengaku memang membekali peserta didiknya dengan ekskul robotik.
Dengan prestasi yang diraih ini, pihaknya mengaku akan lebih melakukan yang terbaik dan akan menggali kemampuan peserta didik dalam bidang ini juga bidang lain.
"Hal yang paling membanggakan saya ketika Rizki naik ke podium dengan membawa bendera merah putih mewakili Indonesia. Saya sangat terharu sekaligus bangga," kata Anna.
Line Tracing Robort sendiri adalah mobile robot yg bergerak mengikuti garis hitam atau putih dan bisa di program untuk memilih tujuan tertentu pada persimpangan sesuai program si pembuatnya.
Sedangkan lomba Line Tracing Robort Extreme adalah lomba line tracing robot yang memiliki jalur lintasan extreme atau sulit dilalui. Contoh, tantangan melalui lintasan berbentuk roller coaster. (uti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/muhammad-miftakhul-rizqi.jpg)