Kades di Tegal Palsukan Raport Kejar Paket B, Polisi Beberkan Kronologinya

Karena pendaftaran di Ponpes tersebut sudah ditutup, akhirnya Muhammad disarankan oleh Yusuf untuk membuat raport palsu hingga semester 5

Kades di Tegal Palsukan Raport Kejar Paket B, Polisi Beberkan Kronologinya
Istimewa
Kedua tersangka bersama sejumlah barang bukti dan BAP diserahkan ke Kejari Kabupaten Tegal, Selasa (3/9/2019) kemarin. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Berkas acara penyidikan kasus dugaan ijazah palsu oleh seorang Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Tegal telah diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari).

Adapun tersangka pemalsuan ijasah tersebut adalah Kades Grobog Kulon, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal bernama Muhammad (54).

Berkas penyidikan pun berhasil dirampungkan tim penyidik Satreskrim Polres Tegal dan diserahkan ke Kejari Kabupaten Tegal pada Selasa (3/9/2019) kemarin.

Tersangka Muhammad, warga Desa Grobog Kulon RT 1 RW 2 Kecamatan Pangkah bersama sang pembuat raport palsu, Yusuf Rifai (34), Warga Desa Talik RT 1 RW 1 Kecamatan Pangkah diserahkan tim penyidik Reskrim Polres Tegal bersama Berkas Acara Penyidikan (BAP) dan barang bukti.

Kasatreskrim Polres Tegal AKP Bambang Purnomo menyatakan, kedua tersangka positif dijerat masing-masing dengan pasal 263 ayat (1) dan ayat 2 KUHP jo pasal 55 tentang pemalsuan dokumen.

Mereka berdua positif akan dijerat ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara karena memalsukan ijazah paket B.

"Insiden ini terjadi pada November 2017 lalu. Tersangka Muhammad sempat menemui tersangka Yusuf untuk mendapatkan ijazah kejar paket B (SMP) untuk keperluan maju diajang Pilkades," tutur Bambang kepada Tribunjateng.com, Rabu (4/9/2019).

Dia menjelaskan bahwa tersangka Kades tersebut ingin mendapatkan ijazah kejar paket B dalam waktu singkat di Pondok Pesantren (Ponpes) Amantul Ma'wai Al-Miroj.

Karena pendaftaran di Ponpes tersebut sudah ditutup, akhirnya Muhammad disarankan oleh Yusuf untuk membuat raport palsu hingga semester 5.

Singkat cerita, Muhammad disarankan juga oleh Yusuf untuk mencari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) lainnya sebagai siswa pindahan.

Halaman
12
Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved