Pelajar MTSN 8 Sragen Ciptakan Alarm Penanda Kereta Api dan Kotak Amal Anti Maling

Siswa-siswi MTSN 8 Sragen ciptakan alarm penanda kereta api lewat. Mereka ialah Haya Nur Fadhilah (13) kelas 8 dan Yogi Tri Saputra murid kelas 9.

Pelajar MTSN 8 Sragen Ciptakan Alarm Penanda Kereta Api dan Kotak Amal Anti Maling
TRIBUN JATENG/MAHFIRA PUTRI MAULANI
Inovasi siswa-siswi MTSN 8 Sragen, alarm penanda kereta api lewat dan kotak amal anti maling 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Siswa-siswi MTSN 8 Sragen ciptakan alarm penanda kereta api lewat.

Mereka ialah Haya Nur Fadhilah (13) kelas 8 dan Yogi Tri Saputra murid kelas 9.

Haya, kepada Tribunjateng.com mengatakan awal mula terciptanya alarm tersebut.

Latar belakang terciptanya ialah banyak perlintasan kereta yang tapi tidak ada palang pintu.

"Jadi ke sekolah kan pasti melewati rel kereta api, tapi tidak ada palang pintunya.

Dari situlah ide awal kami membuat ini," kata Haya, Rabu (4/9/2019).

Nyambi Jual Togel, Pedagang Mi Ayam di Pekalongan Ini Diringkus Polisi

Lihat Sahabatnya Idap Penyakit Paraplegia, Ini yang Dilakukan Dedy Yon

Karyawan SPBE di Karanganyar Ini Belajar Oplos Gas Lewat TV, Sekali Jual Bisa 10 Tabung

Pesan Arini ke Mahasiswa PSDKU Undip : Jangan Suka Viralkan Hal Kurang Produktif

Dirinya bersama Yogi sebelumnya belajar membuat sensor tersebut dua hingga tiga minggu.

Selain itu, pihak sekolah juga telah memfasilitasi ekskul robotika.

Haya juga menceritakan cara kerja alat sensor tersebut.

Sensor akan berbunyi ketika kereta api berjarak satu kilometer dari palang perlintasan.

Halaman
12
Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved