Ribuan Masyarakat Hadiri Gema Pati Bershalawat di Alun-Alun Pati
Ribuan masyarakat Pati dan sekitarnya berkerumun, memadati sisi timur Alun-Alun Pati, tepatnya di ruas Jalan Pemuda, Selasa (3/9/2019) malam.
Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM, PATI - Ribuan masyarakat Pati dan sekitarnya berkerumun, memadati sisi timur Alun-Alun Pati, tepatnya di ruas Jalan Pemuda, Selasa (3/9/2019) malam.
Mereka adalah jamaah shalawat yang mengikuti acara Gema Pati Bershalawat.
Majelis shalawat ini diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Pati dalam rangka menyambut tahun baru 1441 Hijriah sekaligus memperingati HUT Ke-696 Kabupaten Pati dan HUT Ke-74 RI.
Majelis shalawat tersebut menghadirkan Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf, ulama dan tokoh penggerak shalawat kondang asal Surakarta.
Dalam sambutan pembuka acara, Bupati Pati Haryanto mengatakan, majelis shalawat tersebut diadakan sesuai dengan tema yang diusung dalam peringatan HUT Ke-696 Pati, yaitu Nyawiji Mbangun Pati Kang Mukti. Maknanya, bersama-sama membangun dan mewujudkan Kabupaten Pati yang sejahtera.
"Membangun di sini bukan hanya infrastruktur saja, melainkan juga membangun karakter bangsa. Semua ini agar masyarakat dapat hidup rukun, aman, damai, serta dapat mengamalkan ajaran agama," paparnya.
Dengan digelarnya majelis shalawat ini, lanjut Haryanto, ia berharap Kabupaten Pati ke depan semakin aman, damai, dan sejahtera.
"Bukan hanya Kabupaten Pati saja, melainkan juga Jawa Tengah dan NKRI," ucapnya.
Haryanto berharap, majelis shalawat ini dapat membawa hawa perdamaian di Kabupaten Pati. Sehingga, kalaupun timbul sedikit gesekan-gesekan di masyarakat, bisa segera diatasi.
Haryanto mengajak masyarakat untuk bersatu padu, hidup gotong royong, dan saling membantu. Ia juga berharap, kehadiran Habib Syech di Kabupaten Pati dapat memberikan energi positif.
"Insya Allah, hadirnya Habib Syech dapat menyejukkan dan meneduhkan kita semua," ucapnya.
Pada kesempatan tersebut, Haryanto juga meminta masyarakat memaklumi keterbatasan tempat akibat Alun-Alun Pati yang masih direnovasi dan dikelilingi pagar proyek. Terbatasnya tempat ini, lanjutnya, tidak mengurangi sedikit pun hikmah dan manfaat yang didapat.
Sementara itu, Habib Syech saat memimpin doa berharap agar dengan acara shalawat ini, Allah SWT mengganti musibah dengan kenikmatan serta keberkahan bagi masyarakat.
"Semoga dengan majelis ini, Allah SWT memudahkan kita dalam menjalankan ketaatan dan menjauhi segala kemaksiatan. Semoga Allah SWT mengangkat semua penyakit dan menggantikannya dengan kesehatan. Dengan majelis ini, semoga dimudahkan rezeki yang halal, berkah dan penuh rahmat," ucapnya. (Mazka Hauzan Naufal)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/gema-pati-bershalawat.jpg)