Awas, Alat Ukur Tidak Ditera Ulang Bisa Kena Pidana

Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop dan UKM) Kabupaten Batang gencar memberikan edukasi mengenai pentingnya tera ulang

Awas, Alat Ukur Tidak Ditera Ulang Bisa Kena Pidana
TRIBUN JATENG/DINA INDRIANI
Kasi Metrologi Disperindagkop dan UKM Batang, Andari Rooska Yuseffina 

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop dan UKM) Kabupaten Batang gencar memberikan edukasi mengenai pentingnya tera ulang pada para para pedagang yang memiliki alat ukur.

Kepala Disperindagkop dan UKM Batang, Suresmi melalui Kasi Metrologi, Andari Rooska Yuseffina mengatakan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1981 tentang Metrologi legal, semua alat ukur, takar, timbang, dan perlengkapannya (UTTP) milik pedagang wajib ditera ulang selama masih digunakan.

“Sifatnya tera itu wajib setahun sekali, karena ada sanksi pidana bagi pemilik UTTP yang tidak melakukan tera dan tera ulang," terangnya, Kamis (5/9/2019).

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1981 tentang metrologi legal, pedagang yang kedapatan tidak mentera ulang alat ukurnya mendapat sanksi pidana paling lama satu tahun dan denda maksimal Rp 1 Juta.

"Bentuk sanksi pidananya, yakni pidana paling lama satu tahun dan atau denda maksimal Rp 1 juta rupiah bagi pedagang yang tidak melakukan tera ulang UTTP," jelasnya.

Selain itu dikatakannya, tera dan tera ulang dianggap memberikan kepastian bagi para pelaku usaha agar barang yang dijual maupun dibeli konsumen tidak lebih maupun kurang.

"Ini juga sebagai bentuk perlindungan kepada konsumen, dan imbasnya juga rasa kepercayaan konsumen kepada pedagang jika sudah ditera ulang," pungkasnya. (din)

Penulis: dina indriani
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved