Begitu Hangat dan Riang, Kapolres Tegal Kota AKBP Rondhijah Bermain Bersama Pelajar Asal Papua

Suasana hangat bagitu nampak di Stadion Karangbirahi, Kabupaten Brebes, Senin (2/9/2019) sore.

ISTIMEWA
Kapolres Tegal Kota AKBP Siti Rondhijah saat mengobrol bersama pelajar asal Papua di Stadion Karangbirahi, Kabupaten Brebes, Senin (2/9/2019) sore. 

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Suasana hangat bagitu nampak di Stadion Karangbirahi, Kabupaten Brebes, Senin (2/9/2019) sore.

Kapolres Tegal Kota AKBP Siti Rondhijah dan Kapolres Brebes AKBP Aris Supriyono, bersama puluhan pelajar asal Papua mengadakan pertandingan sepak bola persahabatan.

Para pelajar asal Papua yang berada di wilayah Pantura, berkumpul dan bersama- sama bermain sepak bola.

Sore itu tim pelajar asal Papua bertanding melawan personel Polri.

Mereka pun bersama menari tarian khas Papua dengan riang.

Seorang pelajar asal Papua, Febiola (15), mengaku senang bisa berkumpul bersama.

Apalagi ia bisa melihat- temannya akrab dan bermain sepak bola bersama polisi.

"Ya walau pun hari ini kalah, semangat kami tetap membara. Kami akan datang lagi dengan semangat yang membara ini untuk memenangkan pertandingan yang akan datang," ungkapnya.

Kapolres Tegal Kota AKBP Siti Rondhijah mengatakan, ini merupakan upaya kepolisian meredam peristiwa di Papua.

Menurutnya, sepak bola bersama menjadi kepedulian dalam menyampaikan pesan persatuan dan kesatuan untuk menjaga NKRI.

"Kita tidak ingin di sini terprovokasi. Jadi anak - anak asal Papua di sini kita jaga, termasuk jaga keamanannya. Dan juga mereka bisa beraktivitas seperti biasa dan pasti aman," ungkapnya.

Sementara, Kapolres Brebes AKBP Aris Supriyono mengatakan, kegiatan sepak bola bersama pelajar asal Papua dilakukan melalui pendekatan silaturahmi.

Ia pun berharap, kegiatan bersama pelajar asal Papua ini bisa melupakan peristiwa yang terjadi.

Supaya mereka merasa nyaman dan aman tinggal di wilayah Kota Tegal dan Kabupaten Brebes.

"Kegiatan silaturahmi sepak bola bersama ini agar menciptakan situasi nyaman dan aman. Sehingga mereka tak akan terpancing konflik yang terjadi di Papua. Dengan begini mereka bisa sedikit melupakan kejadian di sana," katanya. (fba)

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved