Krisis Air Bersih di Kabupaten Pekalongan, Aning : Saya Setiap Hari Mandi di Rumah Saudara

Aning, (37), salah satu warga mengatakan bahwa warga Dukuh Gembyang mulai kesulitan air bersih sejak tiga bulan lalu

Krisis Air Bersih di Kabupaten Pekalongan, Aning : Saya Setiap Hari Mandi di Rumah Saudara
Tribunjateng.com/Indra Dwi Purnomo
Sejumlah warga mengantre air bersih 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Sedikitnya 7 Kecamatan di Kabupaten Pekalongan mengalami krisis air bersih. Salah satunya, yang dialami Dukuh Gembyang RT 02 RW 13, Desa Sragi, Kecamatan Sragi.

Aning, (37), salah satu warga mengatakan bahwa warga Dukuh Gembyang mulai kesulitan air bersih sejak tiga bulan lalu.

"Musim kemarau airnya susah mas. Dan ini sudah tiga bulan kesulitan air bersih. Warga yang punya sumur ada tap airnya keruh dan ada juga yang sudah kering," kata Aning kepada Tribunjateng.com, Kamis, (5/9/2019).

Bahkan ia bersama anak dan suaminya harus menumpang mandi ke tempat saudaranya yang berada di desa lain.

Meski telah mendapat bantuan air bersih dari BPBD Kabupaten Pekalongan, ia merasa bantuan tersebut masih kurang.

"Bantuan air ini membatu, tetapi jika di bilang kurang ya kurang, kita kan menggunakan air setiap hari. Apalagi kalau malam, keperluan MCK juga perlu," ungkapnya.

Ia bersama puluhan warga lainnya hampir seminggu sekali mendapatkan bantuan air bersih dari BPBD Kabupaten Pekalongan.

Aining berharap, pendistribusian air bersih bisa dilakukan seminggu tiga kali mengingat kebutuhan air sangat diperlukan.

"Ya mudah-mudahan lebih sering lagi, mungkin tiga kali dalam seminggu. Soalnya kalau tidak ada bantuan, saya harus beli air bersih untuk minum dan masak di Desa Wonosari," Imbuhnya.

Hal yang serupa diungkapkan oleh Tini (61) mengatakan kalau kekeringan di Desa ini memang sudah lama. Bahkan air di sumur yang ia punya sudah mulai surut.

"Ada airnya di sumur tapi keruh dan kotor. Sangat bermanfaat sekali mas ada suplai air bersih dari Pemerintah Kabupaten Pekalongan," katanya.

Rencananya air bersih ini akan dimanfaatkan untuk minum dan memasak.

"Saya berharap suplai air bersih di dukuh ini bisa bertambah. Mungkin seminggu dua kali atau tidak seminggu tiga kali," tambahnya.

Terpisah petugas suplai air bersih dari BPBD Kabupaten Pekalongan M Nidlomudin mengatakan suplai air bersih untuk hari ini ada di tiga Kecamatan yaitu Kecamatan Sragi, Kesesi, dan Wonopringgo.

"Satu tangki air bersih berkapasitas 5.000 liter," tambahnya. (Dro)

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved