45 Kelompok Tani di Pekalongan Dapat Bantuan 30,36 Ton Bibit Jagung Hibidra dari Kementan

Sebanyak 30,36 Ton benih jagung unggul siap didistribusikan untuk petani di Kabupaten Pekalongan.

45 Kelompok Tani di Pekalongan Dapat Bantuan 30,36 Ton Bibit Jagung Hibidra dari Kementan
TRIBUN JATENG/INDRA DWI PURNOMO
Bupati Pekalongan Asip Kholbihi saat menyerahkan bantuan bibit jagung kepada petani di Aula Kecamatan Kesesi 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Sebanyak 30,36 Ton benih jagung unggul siap didistribusikan untuk petani di Kabupaten Pekalongan.

Bantuan benih jagung tersebut dari Kementrian Pertanian Republik Indonesia untuk diberikan kepada ribuan petani.

Koordinator Gerakan Pemuda Tani Indonesia (Gempita) Muhammad Slamet mengatakan bantuan benih jagung akan dibagikan kepada 45 kelompok tani di Kabupaten Pekalongan.

"45 kelompok tani tersebat di tujuh kecamatan dan lahan yang akan diberi bantuan benih jagung sebanyak 2.024 hektare," kata Slamet kepada Tribunjateng.com usai menghadiri pembagian benih jagung secara simbolis di Aula Kesesi, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Jum'at, (6/9/2019).

Menurutnya kelompok tani yang mendapatkan bantuan tersebut nantinya akan dibina dan dimonitor secara berkelanjutan mengenai perkembangan jagung petani dimasing masing wilayah.

Bupati Haryanto Jamin Keamanan Pelajar Asal Papua di Pati

Joko Sebut Penanggulangan HIV/AIDS di Kudus Mulai dari Desa

APTI : Kenaikan Cukai Rokok Bisa Matikan Ekonomi Jutaan Petani Tembakau di Indonesia

Tangan Tiruan Buatan Mahasiswa Poltekkes Surakarta Raih Juara I di Ajang Krenova Karanganyar 2019

Kemudian bantuan benih jagung tersebut merupakan usulan dari Gempita untuk menjaga ketahanan pangan khususnya tanaman jagung.

"Untuk perhektar nantinya masing masing akan mendapatkan 15 kilogram benih jagung.

Alhamdulillah di tahun 2019 ini kita mendapat peningkatan dan saya berharap dengan bantuan ini, ekonomi di sektor pertanian dapat meningkat," Imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Pekalongan Asip Kholbihi mengatakan bantuan ini merupakan program Swasembada Jagung dari Kementerian Pertanain RI, bekerjasama dengan Gempita Kabupaten Pekalongan dan Pemerintah Kabupaten Pekalongan sesuai dengan Nawa Cita Presiden Joko Widodo.

"Bibit jagung ini namanya NK 212. Keunggulannya, jika panen bisa 9 hingga 10 ton per hektar.

Dibandingkan dengan bibit lokal yang hanya bisa panen 3 hingga 4 ton per hektar," katanya.

Bupati Asip berharap bantuan ini bisa dikelola dengan baik, karena tidak semua petani menerima bantuan tersebut.

"Saya berharap nantinya jika panen bisa meningkatkan perekonomian di Kabupaten Pekalongan," tambahnya. (Dro)

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved