Tukang Servise Pompa Air Ketiban Rezeki di Musim Kemarau, Sehari Layani 4 Panggilan Perbaikan Mesin

Permintaan servise perbaikan mesin pompa air sumur meningkat di sejumlah desa di Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal.

Tukang Servise Pompa Air Ketiban Rezeki di Musim Kemarau, Sehari Layani 4 Panggilan Perbaikan Mesin
TRIBUN JATENG/AKHTUR GUMILANG
M Rojikin mengangkut air sehabis meminta dari sumur tetangga di Desa Kalibakung, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal, Jumat (6/9/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Permintaan servise perbaikan mesin pompa air sumur meningkat di sejumlah desa di Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal.

Pasalnya, sumur warga di beberapa desa mulai mengering akibat dampak musim kemarau berkepanjangan.

Teknisi servise mesin pompa air, Rosadi (40) misalnya.

Dia kebanjiran pesanan untuk memperbaiki mesin selama musim kemarau ini.

Warga Desa Harjawinangun Kecamatan Balapulang itu setiap harinya memperbaiki mesin pompa air di tiga sampai empat rumah.

"Karena sumur-sumur warga mulai mengering. Banyak paralon pada mesin pompa tersumbat lumpur karena tak ada air lagi saat menyedot."

"Air di sumur sedikit sehingga membebani kerja mesin pompa," kata Rosadi kepada Tribunjateng.com, Jumat (6/9/2019).

Untuk jasa perbaikan, Rosadi mematok harga per layanan dari Rp 25 ribu sampai Rp 50 ribu, tergantung tingkat kesulitan.

Apabila sejumlah bagian mesin rusak, kata dia, akan ada biaya tambahan di luar jasa perbaikan untuk mengganti beberapa onderdil yang rusak.

"Ya, saat musim kemarau seperti sekarang ini pasti saya ramai panggilan."

Halaman
12
Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved