Jumadi: Warga Buta Aksara di Tegal Cuma Tersisa 600 Jiwa, Dominan Usia 70 Tahun

Kondisi di Kota Tegal menggembirakan sebab angka bebas buta aksara mencapai 99,70 persen.

Jumadi: Warga Buta Aksara di Tegal Cuma Tersisa 600 Jiwa, Dominan Usia 70 Tahun
ISTIMEWA
Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi berfoto bersama di sela waktu hadiri puncak Peringatan Hari Aksara Internasional ke- 54 di Lapangan Karebosi, Makassar, Sabtu (7/9/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Meningkatnya angka melek huruf nasional melebihi 98 persen, menjadi kebahagiaan tersendiri bagi Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud) RI, Haris Iskandar.

Begitupun masyarakat Kota Tegal, tidak terkecuali Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi.

Terlebih meningkatnya pertumbuhan tingkat literasi di Kota Tegal.

Jumadi mengatakan, kondisi di Kota Tegal menggembirakan sebab angka bebas buta aksara mencapai 99,70 persen.

Hal itu Jumadi disampaikan usai menghadiri puncak Peringatan Hari Aksara Internasional ke- 54 di Lapangan Karebosi, Makassar, Sabtu (7/9/2019).

Artinya masih ada 0,30 persen atau sekitar 600 warga yang belum tuntas buta aksara.

Menurut Jumadi, Pemkota Tegal akan berupaya untuk menuntaskan angka buta aksara 0,30 persen.

"Dari 600 warga, mereka yang buta aksara rata- rata berusia 70 tahun," katanya. (Fajar Bahruddin Achmad)

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved