Enam Kabupaten Ini Paling Parah Terdampak, Kemarau Tahun Ini di Jawa Tengah

Pada puncak kemarau ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah mencatat ada 30 kabupaten/kota yang terdampak kekeringan.

Enam Kabupaten Ini Paling Parah Terdampak, Kemarau Tahun Ini di Jawa Tengah
TRIBUN JATENG/MOCH SAIFUDIN
BPBD dan PMI Demak meakukan droping air di Dukuh Genting, Desa Sedo, Kecamatan Demak, Kabupaten Demak 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Bencana kekeringan di Jawa Tengah semakin meluas.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak musim kemarau tahun ini terjadi pada September.

Pada puncak kemarau ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah mencatat ada 30 kabupaten/kota yang terdampak kekeringan.

Padahal sebelumnya, hanya 28 daerah.

"BPBD masing- masing daerah telah menggelontorkan droping air bersih."

"Beberapa daerah juga telah meminta bantuan BPBD provinsi untuk droping," kata Kepala BPBD Jateng, Sudaryanto, Senin (9/9/2019).

Ia mengungkapkan, ada 228 kecamatan yang terdampak kekeringan.

Dari hasil pemetaan, 896 desa mengalami kekeringan panjang.

Untuk mengatasi kekeringan, sebanyak 11.898 tangki atau 57.553.500 liter air bersih sudah digelontorkan untuk masyarakat terdampak.

Sementara, terdapat 484.750 jiwa warga Jawa Tengah yang terdampak kekeringan.

Halaman
123
Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved