Kereta Bandara Solo Beroperasi Oktober

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, kereta bandara rute Stasiun Solo Balapan-Bandara Adi Soemarmo

Kereta Bandara Solo Beroperasi Oktober
TRIBUNNEWS/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Kereta Bandara 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA -- Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, kereta bandara rute Stasiun Solo Balapan-Bandara Adi Soemarmo mulai beroperasi Oktober mendatang.

"Kereta bandara akan dioperasikan Oktober. Sementara ini, kami pikirkan menghubungkan dari Stasiun Solo Balapan ke Bandara Adi Soemarmo. Tapi, nanti ada juga pola dari Stasiun Solo ke Jogja," kata Budi dikutip dari laman resmi Setkab, Minggu (7/9).

Menhub menjelaskan, sampai saat ini, progres pembangunan kereta bandara Solo sudah mencapai sekitar 96 persen. Sisanya, pengerjaan terus dikebut.

"Kurang empat persen saja. Tinggal satu titik. Kami konsinyasi tanahnya, langsung konstruksi tidak sampai satu bulan, kemudian sudah bisa beroperasi," ujarnya.

Dia menuturkan, kereta bandara dari Stasiun Solo Balapan menuju Bandara Adi Soemarmo menempuh waktu sekitar 20 menit dengan total panjang jalur yaitu 12,97 kilometer.

Rencananya, kereta bandara ini akan menggunakan satu train set dan melakukan perjalanan 32 trip per hari, dengan headway rata-rata 63 menit.

"Kecepatan kereta akan berkisar dari 75 km/jam sampai 80 km/jam," sebutnya.

Menhub mengatakan, kereta bandara Adi Soemarmo merupakan satu bentuk dukungan dari kementeriananya dalam mendorong sektor pariwisata pada kawasan Joglosemar (Yogyakarta, Solo, Semarang).

"Kami ingin, ekonomi negara mengalami pertumbuhan, dengan itu harus ada suatu investasi. Investasi yang bagus itu satu di antaranya di pariwisata.

Sehingga, kami berikan dukungan suara penuh untuk pengembangan pariwisata. Kami berikan dukungan untuk membangun bandara, jalan, kereta, kapal dan sebagainya," ucap dia.

"Khusus Joglosemar, kami sudah selesai membangun bandara di Kulonprogo tetapi tidak cukup hanya itu. Kami memikirkan untuk memaksimalkan kereta yang menghubungkan dari Semarang, Solo, Yogya, Kulonprogo, Purwokerto lalu balik lagi ke Semarang. Sehingga, turis bisa keliling di kota-kota ini," tambahnya.

Selain itu, lanjut Menhub, konektivitas antar moda juga menjadi perhatian bagi pemerintah. Satu contohnya, di Kota Solo adalah koneksi antara Terminal Tipe A Tirtonadi dengan Stasiun Balapan Solo yang terhubung oleh sky bridge.

"Pak Jokowi juga memikirkan satu pemikiran dari transportasi yaitu kelengkapan antar moda itu harus terhubung baik dari yang kecil sampai yang besar.

Sehingga, Tirtonadi sekarang langsung terkoneksi ke Stasiun Solo Balapan. Jadi, contohnya, orang Wonogiri bisa naik bus ke Tirtonadi kemudian langsung ke Stasiun Balapan dan lanjut ke bandara," ujarnya. (kpc/ira)

Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved