Komunitas Netizen Karanganyar Berikan Bantuan ke Triyono yang Alami Kecelakaan Kerja

Komunitas Netizen Karanganyar Berikan Bantuan Kepada Triyono Yang Alami Kecelakaan Kerja

Komunitas Netizen Karanganyar Berikan Bantuan ke Triyono yang Alami Kecelakaan Kerja
ISTIMEWA
Komunitas netizen Karanganyar saat berkunjung ke rumah Triyono. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Beberapa komunitas netizen yang terdiri dari Info Wong Karanganyar (IWK), Cinta Karanganyar (Cinka), Pejuang Sosial Community (PSC), Cah Rantau Karanganyar dan Sedulur Karanganyar memberikan bantuan kepada Triyono, Minggu (8/9/2019) lalu.

Diberitakan Tribunjateng.com sebelumnya, warga Dusun Bangsren RT 1/6 Alas Tuo Kecamatan Kebakkramat itu mengalami kecelakaan kerja dan mengharuskan kaki kanannya dibalut perban.

Daging telapak kanannya mengelupas karena tergilas mesin penggilingan bahan baku batu bata.

Perban yang membalut kaki kanan Triyono harus diganti setiap dua hari sekali. Sudah sebulan lamanya ia menahan luka tersebut. Sedangkan seminggu sekali tepatnya pada Rabu, ia harus melakukan kontrol di RSUD Dr. Moewardi Surakarta.

“Ini langkah awal kami saja. Harapan kami lebih banyak komunitas yang ikut berperan membantu Triyono mengingat kondisi kesehatan dan ekonomi yang butuh bantuan,” kata Koordinator Kegiatan, Triyanto (32) dalam rilisnya.

Ia menyampaikan, bantuan yang diberikan berupa sembako dan uang tunai. Ia berharap dengan uang tersebut dapat menjadi tambahan biaya operasi kaki kanan Triyono.

Sementara itu Triyono mengatakan, ia diminta datang untuk menjalani perawatan dan melanjutkan operasi yang kedua dengan memindahkan daging paha ke telapak kaki kanannya pada hari ini. Ia mengaku sudah siap untuk menjalani operasi.

"Saya yakin bisa sembuh tapi butuh proses dan kesabaran," ungkapnya.

Sementara itu dalam sekali operasi dibutuhkan dana Rp 30 juta sampai Rp 40 juta sekali operasi. Kali ini ia sudah mempersiapkan dana yang dibutuhkan untuk pengobatan dengan berbagai upaya serta bantuan dari berbagai elemen masyarakat.

"Saya punya BPJS Mandiri tapi tidak bisa digunakan saat perawatan pertama karena saya termasuk kecelakaan kerja. Kemudian keluarga meminta untuk menunda operasi. Saya punya tabungan dua juta, jual motor dan pinjam saudara," terangnya. (Ais)

Penulis: Agus Iswadi
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved