Negara Dirugikan Rp 6 Miliar Gara-Gara Mainan Anak, Kemendag Berencana Bangun Kantor Daerah

Barang-barang tidak berizin importasi di Jawa Tengah dimusnahkan dengan cara dibakar, Senin (9/9/2019).

Negara Dirugikan Rp 6 Miliar Gara-Gara Mainan Anak, Kemendag Berencana Bangun Kantor Daerah
Tribunjateng.com/M Nafiul Haris
Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan Very Angrijono (tengah) saat melakukan pemusnahan barang impor ilegal di Saloka Park Jalan Fatmawati No. 154 Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Senin (9/9/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Barang-barang tidak berizin importasi di Jawa Tengah dimusnahkan dengan cara dibakar, Senin (9/9/2019).

Barang yang didominasi produk dari China tersebut kebanyakan berupa mainan anak.

Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI, Veri Angrijono mengatakan, barang impor tersebut disita dari tujuh pelaku usaha.

"Kalau ditotal, kerugian negara akibat importasi tanpa izin ini sekitar Rp 5 miliar hingga Rp 6 miliar," jelasnya di Jalan Fatmawati 154, Kabupaten Semarang.

Menurut Veri, penindakan di Jawa Tengah dilaksanakan antara Januari sampai Juli 2019.

"Kami terus menindak dan gelar operasi agar pelaku usaha semakin taat aturan."

"Pemusnahan ini sekaligus agar ada efek jera dan tidak berulang di waktu datang," paparnya.

Pelanggaran yang dilakukan oleh para importir tersebut adalah tidak memenuhi tata niaga yang memiliki surat resmi.

"Barang-barang ini juga tidak ber-SNI atau tidak memenuhi Standar Nasional Indonesia."

"Ada juga yang barang industri tapi dijual umum, seperti biji plastik ini," kata Veri.

Halaman
12
Editor: deni setiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved