Pembangunan Jalan Tol Bawen-Yogya dan Solo-Yogya Butuh Bebaskan Lahan 40 Hektare

Penetapan lokasi (pemlok) pembangunan jalan tol Bawen-Yogya dan jalan tol Yogya-Solo masih menunggu keputusan resmi dari Gubernur DIY.

Pembangunan Jalan Tol Bawen-Yogya dan Solo-Yogya Butuh Bebaskan Lahan 40 Hektare
skyscrapercity.com/Tribun Jogja
LUSTRASI Jalan Tol Bawen-Yogyakarta dan jalan Tol Solo-Yogyakarta 

TRIBUNJATENG.COM, YOGYA - Penetapan lokasi (pemlok) pembangunan jalan tol Bawen-Yogya dan jalan tol Yogya-Solo masih menunggu keputusan resmi dari Gubernur DIY.

Hal ini karena menyangkut titik mana saja yang akan dibebaskan.  

"Kami menunggu permohonan resmi untuk Penlok ini.  Karena memang Penlok ini yang memiliki wewenang adalah Gubernur, " jelas Sekda DIY, Gatot Saptadi, Minggu (8/9/2019).

Meski demikian, ia mengungkapkan, bahwa catatan dan dokumen mengenai detail tanah dan berapa hektar yang akan dibebaskan ini sudah berada di mejanya. 

Dia menyebut ada lebih dari 40 hektar tanah yang akan dibebaskan. 

"Total Jateng dan DIY ada sekitar 40 hektar lebih.  Untuk Yogya cuma sedikit yang dibebaskan, "ujarnya.

Menurutnya, pembebasan tanah di Yogya memang tergolong sedikit karena ada yang memanfaatkan beberapa tempat. 

Di antaranya,  ada yang melayang di atas selokan Mataram sehingga pembebasan lahannya tidak banyak.  

"Untuk jalan yang dibangun pun bervariasi,  ada yang elevated dan atgrade, " jelasnya.  

Sementara itu, informasi proses lelang pembangunan tol Bawen-Yogya dan Solo-Yogya yang dikabarkan dilaksanakan September sepenuhnya menjadi wewenang pusat.

Halaman
1234
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved