Realisasi Pajak Kendaraan di Kabupaten Tegal Capai 71 Persen, Ini Kiatnya

Realisasi pendapatan retribusi pajak kendaraan bermotor tahun 2019 di Kabupaten Tegal sudah mencapai 71.74 persen.

Realisasi Pajak Kendaraan di Kabupaten Tegal Capai 71 Persen, Ini Kiatnya
TRIBUN JATENG/AKHTUR GUMILANG
Kepala UPPD Samsat Kabupaten Tegal, Toehoe Hardi saat ditemui di ruangannya, Senin (9/9/2019) 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Realisasi pendapatan retribusi pajak kendaraan bermotor tahun 2019 di Kabupaten Tegal sudah mencapai 71.74 persen.

Artinya, pihak UPPD Samsat Kabupaten Tegal tinggal mengejar sebesar 28.26 persen lagi di sisa empat bulan ke depan.

Kepada UPPD Samsat Kabupaten Tegal, Toehoe Hardi menyebut, target pajak kendaraan bermotor yang dibebankan provinsi Jateng pada tahun inu mencapai Rp 203 miliar lebih.

"Hingga Agustus 2019 kemarin sudah mencapai 71.74 persen.

Saya optimis di sisa waktu yang ada bisa merealisasikan sampai 100 persen," kata Toehoe kepada Tribunjateng.com, Senin (9/9/2019).

Toehoe yang baru menjabat Kepala UPPD Samsat selama dua bulan terakhir ini mengaku, mendongkraknya realisasi pajak kendaraan bermotor berkat beberapa upaya.

Pertamina Resmi Operasikan 4 Tangki Modular Berkapasitas 92KL di DPPU Bandara Ahmad Yani Semarang

SMK Wira Samudra Gaet Mantan Kepsek SMKN Jateng Untuk Terapkan Sekolah Semi Militer

Diduga Terima Suap Perkara, Oknum Anggota Polda Jateng Berpangkat AKBP Ini Dapat Jabatan Kapolres

Mahasiswa Asal Papua Jadi Juri Lomba Tari Sajojo di SMP Birrul Walidain Sragen

Seperti, kata dia, hadirnya mobil siaga Samsat pada agenda Tilik Desa Bupati Tegal dan mobil Samsat Keliling di acara Car Free Day Alun-alun Hanggawana Slawi setiap hari minggu.

Selain itu, hadirnya pihak Samsat dalam Operasi Patuh Candi 2019 yang digulirkan Satlantas Polres Tegal pun cukup mendongkrak penjaringan kendaraan wajib pajak.

"Di agenda Tilik Desa Bupati Tegal kemarin saja, kami bisa menjaring 192 wajib pajak kendaraan bermotor di desa itu.

Sementara, saat kita terlibat dalam Operasi Patuh Candi pun lumayan signifikan untuk membantu pelunasan wajib pajak bagi kendaraan yang terjaring," paparnya.

Toehoe melanjutkan, upaya lainnya yang dilakukan pihak Samsat adalah dengan melalui sistem jemput bola.

Para wajib pajak yang masih mempunyai tunggakan akan didatangi petugas Samsat.

"Tahun depan, berbagai upaya tersebut akan melebar ke tujuh titik (Kecamatan) lainnya melalui penambahan armada mobil Siaga Samsat.

Pasalnya, tahun ini kami baru bisa mencakup 11 Kecamatan yang ada di Kabupaten Tegal.

Di sini sendiri total ada 18 kecamatan," tutur dia. (Tribunjateng/gum).

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved