12 Saksi Dihadirkan Dalam Sidang Mantan Sekda Kota Tegal, Edi Purnomo Tak Menampik Terima Rp 75 Juta

Proses hukum Mantan Sekda Kota Tegal Edi Pranowo (EP), terdakwa tindak pidana korupsi kasus pembuatan tempat pembuangan akhir (TPA) Bokong Semar terus

12 Saksi Dihadirkan Dalam Sidang Mantan Sekda Kota Tegal, Edi Purnomo Tak Menampik Terima Rp 75 Juta
TRIBUN JATENG/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Terdakwa Mantan Sekda Kota Tegal Edi Pranowo (mengenakan jaket abu-abu), didampingi kuasa hukumnya di Kejaksaan Negeri Kota Tegal, Kamis (11/7/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL- Proses hukum Mantan Sekda Kota Tegal Edi Pranowo (EP), terdakwa tindak pidana korupsi kasus pembuatan tempat pembuangan akhir (TPA) Bokong Semar terus berlanjut.

Usai menghadirkan 12 saksi di Pengadilan Negeri Tipikor Semarang, tim pidana khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tegal kini sedang menyusun rencana tuntutan.

Kasi Pidana Khusus Kejari Kota Tegal Roni mengatakan, sidang EP Mantan Sekda Kota Tegal terakhir mendengarkan keterangan saksi.

Dari keterangan para saksi, EP disebutkan telah menerima uang sebanyak Rp 75 juta.

Begitupun EP, ia mengakui bahwa telah menerima uang dari proyek pembangunan TPA Bokong Semar Kota Tegal.

"Sidang terakhir, kami menghadirkan 12 saksi dalam persidangan EP di Pengadilan Tipikor Semarang," kata Roni kepada tribunjateng.com, Selasa (10/9/2019).

Menurutnya, terdakwa EP tidak menampik saat para saksi menyebutkan ia menerima uang Rp 75 juta.

Roni mengatakan, unsur dan bukti pembuatan tuntutan sudah masuk.

Kini, Kejari Kota Tegal sedang menyusun tuntutan.

Termasuk, pasal mana saja yang akan digunakan untuk menjerat terdakwa.

"Saat pembacaan dakwaan, semua telah dibenarkan oleh para saksi. Termasuk oleh terdakwa EP. Kita lihat saja, berapa tahun masa tahanan yang harus dijalani terdakwa," ungkapnya. (fba)

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved