Angin Kencang, Dua Rumah Roboh di Pekalongan, Saksi Sebut Diawali Suara Getaran
Akibat angin kencang seharian tadi, Selasa (10/9/2019), dua rumah di Desa Ambokembang, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, roboh.
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Akibat angin kencang seharian tadi, Selasa (10/9/2019), dua rumah di Desa Ambokembang, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, roboh.
Kapolsek Kedungwuni AKP Prisandi Tiar membenarkan kejadian tersebut.
Menurutnya, rumah roboh tersebut diakibatkan angin kencang dari pagi hingga sore hari.
"Kami mendapatkan informasi ada rumah roboh akibat angin kencang. Lalu, kami meminta Babinkamtibmas setempat untuk mengecek."
"Setelah dicek memang benar ada rumah roboh. Kejadian tersebut, terjadi sekitar pukul 13.15," kata AKP Sandy saat dihubungi Tribunjateng.com, Selasa, (10/9/2019).
AKP Sandy mengungkapkan, rumah yang roboh tersebut milik Khikmah (52) dan Siswanto (40).
Mereka warga Desa Amboekembang Gang 3 RT 21 RW 10, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.
"Hasil keterangan saksi Darori (60) saat itu ia sedang duduk di belakang rumahnya."
"Tiba-tiba, rumah milik Hikmah bergetar dan hanya beberapa detik rumah milik Hikmah roboh."
"Lalu menimpa rumah milik Siswanto. Robohnya rumah tersebut diakibatkan angin kencang," ujarnya.
Kapolsek menambahkan, beruntungnya dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa.
Hanya kerugian material.
"Rumah milik Hikmah mengalami kerugian sekitar Rp 50 juta."
"Sedangkan rumah milik Siswanto kerugiannya ditaksir Rp 25 juta," tambahnya. (Indra Dwi Purnomo)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/rumah-roboh-kabupaten-pekalongan.jpg)