Jelang Pilkada 2020, Bawaslu Semarang Akan Bentuk Kampung Anti Money Politics

Nining mengatakan, pada Pilkada 2020 mendatang gesekan di tingkat bawah akan lebih kuat dibanding Pemilu 2019

Jelang Pilkada 2020, Bawaslu Semarang Akan Bentuk Kampung Anti Money Politics
Tribunjateng.com/Eka Yulianti Fajlin
Kordiv Pengawasan, Hubla dan Humas Bawaslu Kota Semarang, Nining Susanti menyampaikan hasil pengawasaan Bawaslu Kota Semarang Selama Pemilu 2019 saat Rapat Koordinasi Evaluasi Hasil Pengawasan Bawaslu Kota Semarang dengan Sejumlah Stakeholder di Hotel Metro, Selasa (10/9/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Penanganan money politics atau politik uang pada Pemilu 2019 lalu menjadi bahan evaluasi untuk Pilkada 2020 mendatang.

Pasalnya, dari empat laporan kasus politik uang pada Pemilu 2019, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Semarang cukup kesulitan untuk mendeteksi dan menuntaskan kasus tersebut.

Hal itu dikatakan Kordiv Pengawasan, Hubla dan Humas Bawaslu Kota Semarang, Nining Susanti saat Rapat Koordinasi Evaluasi Hasil Pengawasan Bawaslu Kota Semarang dengan Sejumlah Stakeholder di Hotel Metro, Selasa (10/9/2019).

Nining menyebut, terdapat ketentuan-ketentuan tersendiri dalam penanganan politik uang pada Pemilu 2019, semisal harus menghadirkan saksi saat penyelesaian.

Dia mengakui, cukup kesulitan saat harus menghadirkan saksi untuk menuntaskan kasus money politics.

"Di kota Semarang ada beberapa kasus yang masuk. Tapi, ketika pelapor dimintai menjadi saksi, mereka tidak mau. Itu yang menjadikan kasus ini tidak bisa dilanjutkan ke tahap selanjutnya," ungkap Nining.

Nining mengatakan, pada Pilkada 2020 mendatang gesekan di tingkat bawah akan lebih kuat dibanding Pemilu 2019.

Guna mengantisipasi money politics, Bawaslu akan menekankan sosialisasi partisipatif dengan terjun langsung ke kelompok-kelompok masyarakat.

"Pada Pemilu 2019 lalu, kami banyak sosialisasi dengan mengundang sejumlah pihak untuk mengikuti seminar, sosialisasi, dan lainnya di hotel atau di suatu tempat.

Ternyata, itu kurang efektif. Kedepan, kami akan terjun langsung ke kampung-kampung," tutur Nining.

Halaman
12
Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved