Pemkab Tegal Bantu Iuran BPJSTK Petani dan Nelayan Kecamatan Suradadi, Fajar Ungkap Alasan Ini

800 petani dan nelayan di Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal mendapatkan bantuan iuran Jaminan Sosial dari BPJS Ketenagakerjaan (BPJSTK).

Pemkab Tegal Bantu Iuran BPJSTK Petani dan Nelayan Kecamatan Suradadi, Fajar Ungkap Alasan Ini
ISTIMEWA
Secara simbolis penyerahan jaminan sosial kepada Kunandar (60), petani asal Desa Karangmulya, Suradadi, Kabupaten Tegal, Selasa (10/9/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - 800 petani dan nelayan di Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal mendapatkan bantuan iuran Jaminan Sosial dari BPJS Ketenagakerjaan (BPJSTK).

Bantuan ini diberikan di Desa Kertasari, Selasa (10/9/2019) ini.

Staf Ahli Bidang Pembangunan Setda Kabupaten Tegal, Fajar Rokhwidi mengatakan, program jamsos ketenagakerjaan ini sebagai bentuk perlindungan pemerintah dari risiko kecelakaan kerja, kematian, dan hari tua.

Fajar juga berharap, adanya program ini menjadi langkah awal bagi petani di Kecamatan Suradadi untuk semakin sadar adanya risiko sosial dari pekerjaan yang ditekuni.

Sebab, menurutnya, ditinjau dari karakteristik wilayah, Kecamatan Suradadi sebagai kawasan agraris.

Sekitar 52,02 persen penduduknya bekerja di sektor pertanian.

Mereka mengandalkan bercocok tanam, berternak, menangkap, dan budidaya ikan sebagai mata pencaharian.

"Artinya dari 35.383 penduduk yang bekerja di Kecamatan Suradadi, 18.768 orang di antaranya bekerja di sektor pertanian yang tersebar di 11 desa, terutama Harjasari, Purwahamba, Suradadi, dan Jatimulya," pungkas Fajar.

Menurut dia, jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para petani dan nelayan akan membantu meringankan beban keluarga saat ada anggota keluarganya tertimpa musibah saat bekerja.

"Menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan tentunya banyak manfaat yang akan diterima."

Halaman
12
Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved