7 Kecamatan Belum Terjangkau, Samsat Kabupaten Tegal Tambah Mobil Layanan Tahun 2020

Kurangnya armada mobil itu ternyata berdampak pada jangkauan layanan Samsat ke kecamatan-kecamatan di Kabupaten Tegal

7 Kecamatan Belum Terjangkau, Samsat Kabupaten Tegal Tambah Mobil Layanan Tahun 2020
Tribunjateng.com/Akhtur Gumilang
Sejumlah warga sedang mengurus perpanjangan pajak kendaraan melalui mobil siaga samsat di Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - UPPD Samsat Kabupaten Tegal mengaku kekurangan armada mobil pelayanan pajak kendaraan seperti Bus Samsat Keliling (Samkel) maupun Mobil Siaga Samsat.

Sejauh ini, pihak Samsat baru memiliki satu (1) unit Bus Samkel dan empat (4) mobil siaga yang bertugas untuk mengdongkrak pendapatan retribusi pajak kendaraan.

Kurangnya armada mobil itu ternyata berdampak pada jangkauan layanan Samsat ke kecamatan-kecamatan di Kabupaten Tegal.

Hal itu diakui Kepala UPPD Samsat Kabupaten Tegal, Toehoe Hardi saat dikonfirmasi Tribunjateng.com, Rabu (11/9/2019).

Toehoe mengaku, sejauh ini layanan Samsat baru bisa menjangkau 11 Kecamatan dari total 18 kecamatan.

"Harapannya, tahun depan bisa menjangkau 7 kecamatan sisanya yang belum terkover. Beberapa kecamatan itu di wilayah selatan Kabupaten Tegal," kata Toehoe kepada Tribunjateng.com, Rabu (11/9/2019).

Dia berencana, tahun 2020 akan menambah dua (2) unit mobil siaga samsat baru agar dapat menjangkau kecamatan-kecamatan yang belum terkover.

Menurut Toehoe, penambahan armada mobil siaga samsat dipilih karena dinilai lebih fleksibel ketimbang Bus Sumkel.

"Fungsinya hampir sama. Mobil siaga samsat bisa juga untuk melayani tunggakan dan perpanjangan bayar pajak. Namun untuk Bus Samkel, posisi laporanya berdiri sendiri," papar dia.

Toehoe menambahkan, penyerapan retribusi pajak kendaraan diharapkan bisa lebih maksimal dengan bertambahnya armada mobil layanan.

Sebab, hadirnya mobil siaga Samsat pada agenda Tilik Desa Bupati Tegal dan mobil Samsat Keliling di acara Car Free Day Alun-alun Hanggawana Slawi setiap hari minggu cukup mendongkrok penjaringan kendaraan wajib pajak.

"Di agenda Tilik Desa Bupati Tegal kemarin saja, kami bisa menjaring 192 wajib pajak kendaraan bermotor di desa itu.

Sementara, saat kita terlibat dalam Operasi Patuh Candi pun lumayan signifikan untuk membantu pelunasan wajib pajak bagi kendaraan yang terjaring," terang Toehoe yang baru menjabat Kepala UPPD Samsat Kabupaten Tegal selama dua bulan itu. (Tribunjateng/gum)

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved