Breaking News:

Bupati Kebumen Harap Konflik Warga dan TNI di Urut Sewu Cepat Selesai

Konflik antara masyarakat dengan TNI di daerah Urut Sewu kembali pecah, Rabu (11/9).

Penulis: khoirul muzaki | Editor: muh radlis
Tribunjateng.com/Khoirul Muzaki
Wakil Bupati Kebumen Yazid Mahfudz di rumah dinasnya Kebumen 

TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN - Konflik antara masyarakat dengan TNI di daerah Urut Sewu kembali pecah, Rabu (11/9).

Bentrok itu dipicu kegiatan pemagaran oleh TNI di lahan diklaim milik warga di Desa Brecong, Kecamatan Buluspesantren, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Rabu (11/9).

Bupati Kebumen Yazid Mahfud mengaku sudah melaporkan persoalan ini kepada atasannya, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Menurut dia, Gubernur sudah berkoordinasi dengan Pangdam agar pemagaran dihentikan.

Penghentian kegiatan pembangunan itu dengan alasan keamanan karena warga masih bersikukuh atas kepemilikan lahan itu.

Kejati Tetapkan 4 Tersangka Penyelewengan Dana Bantuan Provinsi Jateng, Kerugian Negara Bertambah

Polresta Solo Bongkar Peracikan Tembakau Gorila di Kos-kosan, Sehari Bisa Datang 4 Paket Misterius

Meski Pontang Panting, Banur Sebut Finky Pasamba Sukses Matikan Motor Serangan PSM

Kata Pelatih, Ini Kunci Kemenangan PSIS Semarang atas PSM Makassar

Informasi yang diterimanya, Pangdam menyetujui penghentian pemagaran itu dan akan menarik alat berat dari tempat kegiatan.

Tetapi di lain sisi, petani juga diminta agar tidak mengolah lahan itu.

"Jadi sama-sama berhenti," katanya

Yazid mengatakan, masyarakat Urut Sewu sudah tiga kali bertemu dengannya untuk menyampaikan aspirasinya.

Demonstrasi warga akhir-akhir ini tak lain dilatarbelakangi aksi pemagaran TNI di kawasan Urut Sewu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved