Calon Pimpinan DPRD Kota Semarang Mengerucut, Pilus Berpeluang Jadi Ketua
Unsur calon pimpinan DPRD Kota Semarang mulai menemui titik terang. Beberapa partai yang mendapatkan kursi terbanyak telah mendapatkan surat
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Unsur calon pimpinan DPRD Kota Semarang mulai menemui titik terang.
Beberapa partai yang mendapatkan kursi terbanyak telah mendapatkan surat rekomendasi dari masing-masing Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
PDIP yang mendapatkan jatah kursi ketua, telah mengusulkan tiga nama diantaranya Rukiyanto, Joko Susilo, dan Kadarlusman.
Dari tiga nama tersebut, Sekretaris DPC PDIP Kota Semarang, Kadarlusman dinilai paling berpeluang menjadi Ketua DPRD Kota Semarang.
Pasalnya, dari tiga nama yang diusulkan, hanya dia yang mengikuti fit and proper test di DPP PDIP.
"Tanggal 28 Agustus lalu, saya memang mendapatkan undangan ke DPP untuk fit and proper test.
Dari tiga nama yang disodorkan, hanya saya saja yang mendapatkan undangan.
Tapi, saya belum tahu turunnya ke siapa, nanti rekomendasi dari 35 kabupaten/kota akan diketahui pada Rabu (11/9/2019) malam," kata Pilus sapaan akrabnya, Selasa (10/9/2019).
• Mahasiswa Asal Papua Tegaskan Mereka Aman dan Nyaman Tinggal di Klaten
Meski telah dipanggil untuk mengikuti fit and proper test, dia belum dapat memastikan apakah dirinya memang terpilih yang duduk di kursi parlemen sebagai ketua DPRD Kota Semarang.
Saat ditanya tentang peluang besar calon yang terpilih, dia pun tetap bersikukuh enggan menyebutkan nama.
Pilus yang juga sebagai Ketua Sementara DPRD Kota Semarang membeberkan, ada dua partai yang surat rekomendasinya telah turun yaitu Partai Demokrat dan Partai Gerindra.
"Kalau dari Demokrat mas Liluk (Wahyu Winarto), untuk yang Gerindra kemungkinan mas Mualim. Tinggal PDIP dan PKS, setelah semua muncul akan ditetapkan," jelasnya.
Terpisah, Ketua DPC Demokrat Kota Semarang, Wahyu Winarto membenarkan jika surat rekomendasi dari DPP Demokrat terkait penunjukan wakil ketua DPRD kota Semarang telah turun.
"Sudah turun seminggu lalu, kebetulan nama saya yang keluar," tuturnya.
Dia menambahkan, surat tersebut akan diserahkan kepada Ketua Sementara DPRD Kota Semarang.
Jika sudah lengkap dari masing-masing partai, akan dirapatkan dan ditetapkan dalam sidang paripurna.
Kemudian, DPRD akan segera membentuk alat kelengkapan dewan setelah pimpinan definitif ditetapkan.
"PR selanjutnya adalah menggenjot alat kelengkapan.
Kemudian, kami akan bekerjasama dengan dewan lainnya untuk mendukung penuh kerja Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang," katanya. (eyf)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kantor-dprd-kota-semarang.jpg)