Fahri Hamzah Bicara Nada Tinggi: Pemberantasan Korupsi Tanggungjawab Presiden, Tidak Lembaga Lain

Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menyebut Seharusnya presiden bertanggungjawab memberantas korupsi.

Fahri Hamzah Bicara Nada Tinggi: Pemberantasan Korupsi Tanggungjawab Presiden, Tidak Lembaga Lain
YOUTUBE
Fahri Hamzah teriak di ILC 

TRIBUNJATENG.COM- Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menyebut Seharusnya presiden bertanggungjawab memberantas korupsi.

Hal itu diungkapkannya di acara ILC yang tayang pada Selasa (10/9/19).

Fahri mengaku sudah 4 kali berkonsultasi dengan presiden sejak dirinya dilanti menjadi wakil ketua DPR.

"Saya ikut rapat konsultasi dengan presiden 4 kali soal undang-undang KPk, jadi saya mencoba mendalami perasaan presiden terhadap KPK, karena KPk sering punya perasaan tertentu," ujarnya.

Fahri menceritakan bahwa awal dirinya dilantik menjadi anggota DPR tahun 2015, sudah banyak baik dari anggota DPR, akademisi dan masyarakat agar undang-undang KPK diubah.

Fahri menyebut bahwa pejabat dan akademisi saat itu menilai undang-undang KPK ada masalah.

Fahri menyebut bahwa sistem presidensil seharusnya memegang kendali dan bertanggungjawab memberantas korupsi.

"Seharusnya presiden bertanggungjawab memberantas korupsi, tidak lembaga lain," ujarnya.

Fahri lantas menilai jika presiden mendatangi surat presiden, maka beliau yang bertanggungjawab soal pemberantasan korupsi.

Fahri menegaskan bahwa presiden adalah orang yang dipilih rakyat.

Halaman
1234
Penulis: Wahyu Ardianti Woro Seto
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved