Guru Diminta Menerapkan Pembelajaran Luar Kelas dan Teknologi Informasi

Menurutnya, sudah saatnya guru mengikuti perkembangan zaman, sehingga pembelajaran di sekolah tidak lagi kaku

Guru Diminta Menerapkan Pembelajaran Luar Kelas dan Teknologi Informasi
Tribunjateng.com/Faizal Affan
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Kepala Pustekkom Gogot Suharwoto saat menjadi narasumber di Festival Kihajar 2019 yang membahas tentang Pendayagunaan TIK Untuk Pendidikan Yang Berbudaya di BPTIK Dikbud Jateng, Selasa (10/9). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Balai Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan dan Kebudayaan (BPTIK Dikbud) Jawa Tengah menyelenggarakan Festival Kihajar 2019, Selasa (10/9).

Acara yang menggunakan tema 'Pendayagunaan TIK Untuk Pendidikan Yang Berbudaya' ini, menghadirkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Kepala Pustekkom Gogot Suharwoto.

Pembukaan festival yang dimulai dengan diskusi ini, memberikan pemahaman siswa tentang pentingnya penggunaan teknologi informasi untuk pendidikan.

Gogot menjelaskan, Pustekkom sudah menciptakan sebuah portal website yang diisi dengan materi pembelajaran di sekolah.

"Dengan menggunakan portal ini, siswa dan guru bisa menciptakan kelas di luar sekolah. Saya pernah mendengar ada filosofi tiga dinding. Artinya, sekolah itu harus melihat dunia nyata yang ada di sekitarnya. Tidak hanya ada di dalam kelas saja," paparnya.

Menurutnya, sudah saatnya guru mengikuti perkembangan zaman, sehingga pembelajaran di sekolah tidak lagi kaku.

Terlebih lagi, pembelajaran harus dibuat menyenangkan dan sesuai dengan zamannya. Materi pembelajaran bisa berupa video atau game.

"Kelas-kelas tradisional diubah menjadi menyenangkan dengan menggunakan teknologi,” kata Gogot.
Untuk menerapkan konsep pembelajaran digital, maka Gogot tak sependapat jika ada sekolah yang melarang siswa membawa gadget.

Karena hal itu akan bertentangan dengan dunia nyata.

“Era sekarang ini, ayah, ibu, sampai tukang sayur bawa gadget. Maka kalau anak dilarang bawa gadget maka seakan hidup di dunia lain dan beda dengan kenyataan. Yang menjadi permasalahannya bukan gadgetnya tapi untuk apanya,” ujarnya.

Halaman
12
Penulis: faisal affan
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved