Nikmati 3% Pencairan Kredit Fiktif, Pimpinan Bank Plat Merah di Purbalingga Ditetapkan Tersangka

Tersangka kredit fiktif di sebuah bank pelat merah di Purbalingga terus bertambah.

Nikmati 3% Pencairan Kredit Fiktif, Pimpinan Bank Plat Merah di Purbalingga Ditetapkan Tersangka
TRIBUN JATENG/RAHDYAN TRIJOKO PAMUNGKAS
Aspidsus Kejati Jateng I Ketut Sumedana beberkan perkembangan kasus penyelewengan dana Banprov di ruangannya 

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Tersangka kredit fiktif di sebuah bank plat merah di Purbalingga terus bertambah.

Setelah direktur stasiun televisi swasta Purwokerto, serta direktur CV Cahaya, dan dua orang Account Officer , giliran dua pejabat bank di Cabang Purbalingga ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah, Selasa (10/9).

Asisten Pidana Khusus Kejati Jateng I Ketut Sumedana menuturkan dua orang yang dijadikan tersangka yaitu Zulfikar Nazam sebagai pimpinan dan Eka Hermawan selaku asisten manager pemasaran kredit.

Kedua tersangka tersebut rencananya pekan ini akan dinaikkan penyelidikannya ke tahap dua.

Calon Pimpinan DPRD Kota Semarang Mengerucut, Pilus Berpeluang Jadi Ketua

Mahasiswa Asal Papua Tegaskan Mereka Aman dan Nyaman Tinggal di Klaten

"Peran kedua ini adalah memutuskan untuk mencairkan kredit apakah layak atau tidak diberikan.

Ternyata kredit yang diputuskan banyak yang fiktif, dokumennya palsu," ujarnya.

Hasil pemeriksaan, kata dia, sebelumnya bank itu telah menjalin kerjasama antara stasiun Televisi swasta, dan CV.

Namun dalam pencairan kredit kedua tersangka tersebut tidak melakukan konfirmasi dan klarifikasi.

"Orang yang ada atau tidak itu dilakukan klarifikasi sehingga terjadi pemberian kredit fiktif sebesar Rp 28.759.090.300," tuturnya.

Ketut menuturkan setelah dilakukan ekspose internal kewenangan memutus kredit adalah dua orang tersebut dimana Eka Hermawan mempunyai wewenang memutus kredit Rp 250 juta kebawah dan Zulfikar Nazam memutus diatas Rp 250 juta.

Halaman
123
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: muh radlis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved