Puluhan Kelompok Santri Tani Milenial Eks-Karesidenan Pekalongan Dapat Bantuan Kandang dan Anak Ayam

Puluhan Kelompok Santri Tani Milenial (KSTM) se-Eks Karesidenan Pekalongan mendapat bantuan kadang serta anakan ayam buras.

Puluhan Kelompok Santri Tani Milenial Eks-Karesidenan Pekalongan Dapat Bantuan Kandang dan Anak Ayam
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Puluhan santri dari berbagai daerah ikuti Bimtek KSTM yang digelar Dinperpa Kota Pekalongan, di Gedung Diklat Kota Pekalongan, Rabu (11/9/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Puluhan Kelompok Santri Tani Milenial (KSTM) se-Eks Karesidenan Pekalongan mendapat bantuan kadang serta anakan ayam buras.

Selain bantuan, Dinas Pertanian dan Pangan (Dinperpa) Kota Pekalongan bersama Balai Pembibitan Ternak Unggul Hijauan Pakan Ternak Sembawa, juga memberikan Bimtek kepada 46 KSTM.

Diterangkan Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinperpa Kota Pekalongan, Ilena Palupi, bantuan yang diberikan berupa kandang dan ayam usia satu bulan, lengkap dengan pakan, serta obat untuk ternak.

“Saya berharap kabupaten dan kota yang pondok pesantrennya mendapatkan bantuan, bisa melaksanakan program secara maksimal,” tuturnya, di Gedung Diklat Kota pekalongan, Rabu (11/9/2019).

Festival Kota Lama Mulai Besok, Inilah Ruas Jalan yang Ditutup dan Lokasi Kantong Parkir

Bupati Kebumen Harap Konflik Warga dan TNI di Urut Sewu Cepat Selesai

Kejati Tetapkan 4 Tersangka Penyelewengan Dana Bantuan Provinsi Jateng, Kerugian Negara Bertambah

Polresta Solo Bongkar Peracikan Tembakau Gorila di Kos-kosan, Sehari Bisa Datang 4 Paket Misterius

Sementara itu, Kepala Dinperpa Kota Pekalongan, Zainul Hakim, menjelaskan, adanya bantuan serta Bimtek yang dilaksanakan sebagai pemicu, untuk mengembangkan bidang pertanian dan peternakan para santri di pondok pesantren yang ada di Pantura Barat.

“Puluhan KSTM yang mendapat bantuan dan mengikuti Bimtek berasal dari Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Brebes, Kabupaten Pemalang, dan Kabupaten Batang.

Semoga program ini menjadi pematik perkembangan dunia peternakan dan pertanian,” jelasnya.

Dituturkannya, dalam Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional (RTRWN), Kota Pekalongan menjadi Pusat Kegiatan Wilayah (PKW), termasuk dalam hal pertanian dan peternakan.

“Kota Pekalongan bisa menjadi pusat perdagangan serta jasa, untuk mendukung hal tersebut, perlu pasokan bahan pangan dari daerah sekitarnya.

Termasuk pasokan komoditas daging dan telur ayam. Untuk itu program KSTM akan terus kami giatkan,” paparnya. (bud)

Penulis: budi susanto
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved