Sebagian Rumah Warganya akan Digusur, Edi Minta Mereka Tidak Buru-buru Ambil Kompensasi

Menurut Edi tidak hanya RT-nya saja, 10 rumah di RT 17 dan delapan rumah di RT 18 juga ikut digusur

Sebagian Rumah Warganya akan Digusur, Edi Minta Mereka Tidak Buru-buru Ambil Kompensasi
Tribunjateng.com/Fajar Bahruddin Achmad
Soasilisasi penertiban aset milik PT Kereta Api Indonesia (Persero) di Implasement Dipo Lokomotif Tegal Daop 4 Semarang, di Kelurahan Panggung, Senin (9/9/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Pasrah, itulah yang diungkapkan Edi Mardianto (62), kepada warganya di RT 19 RW 7 Kelurahan Panggung, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal.

Pasalnya sebanyak 46 rumah di RT 19 yang berada di tanah aset milik PT Kereta Api Indonesia (Persero) di Implasement Dipo Lokomotif Tegal Daop 4 Semarang, akan digusur.

Edi mengatakan, tahun ini baru rumah di RT 19 yang di sebelah barat rel.

Tahun 2020 memungkin yang di sebelah timur juga ikut digusur.

Menurut Edi tidak hanya RT-nya saja, 10 rumah di RT 17 dan delapan rumah di RT 18 juga ikut digusur.

"Ya, warga menerimanya. Lagian itu kan tanam milik PT KAI juga. Cuma saya minta warga agar tidak terburu- buru mengambil kompensasi yang disediakan," kata Edi saat ditemui tribunjateng.com, Selasa (10/9/2019).

Menurut Edi, pada Senin (9/9/2019), PT KAI mengadakan sosialisasi yang kedua perihal penertiban asetnya.

Dari pihak PT KAI menyebutkan, warga RT 17, RT 18, dan RT 19 yang digusur paling lambat 7 Oktober 2019 sudah mengosongkan rumahnya.

Mereka pun memberikan kompensasi.

Rumah yang sudah dibangun permanen, per meternya mendapat ganti rugi Rp 250 ribu.

Halaman
12
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved