Boyamin: Kejati Harusnya Periksa Bupati dan DPRD Kabupaten Pekalongan serta Kendal

Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) belum puas atas penetapan tersangka penyelewangan dana bantuan provinsi yang

Boyamin: Kejati Harusnya Periksa Bupati dan DPRD Kabupaten Pekalongan serta Kendal
TRIBUN JATENG/RAHDYAN TRIJOKO PAMUNGKAS
Koordinator MAKI, Bonyamin 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) belum puas atas penetapan tersangka penyelewangan dana bantuan provinsi yang ditetapkan Kejati Jateng.

Koordinator MAKI, Bonyamin mengakui belum puas ketika tersangkanya masih di level Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom) dan penyedia barang. Baginya anggaran yang dikucurkan tersebut di desain untuk korupsi.

"Jadi ini dari desain penyusunan anggaran yaitu DPRD. Saya berharap jika ada bukti cukup daat melebar ke oknum DPRD Jawa Tengah," kata dia, saat mendatangi Kejati Jateng, Rabu (11/9/2019).

Menurut dia, oknum DPRD yang mengambil keuntungan oada perkara tersebut.

Hal ini dikarenakan proses penyusunan anggaran berkaitan dengan pemilu.

Ke Festival Kota Lama? Ini Lokasi Parkir yang Disiapkan Dishub Kota Semarang

Boyamin Sebut Penanganan Dugaan Suap Mantan Aspidsus Kejati Jateng Lambat

Kejati Tetapkan 4 Tersangka Penyelewengan Dana Bantuan Provinsi Jateng, Kerugian Negara Bertambah

Kodim Pekalongan Pamerkan Alutsista, Ada Senjata Sniper yang Bisa Tembus Baja dari Jarak 1KM

"Meski tidak masuk kantong sendiri tapi didalam KUHP sengaja dengan tahu artian diduga tahu anggaran ini untuk main-main," tuturnya.

Bonyamin mengatakan DPRD semestinya harusnya mengawasi anggaran tersebut.

Namun pada kenyataan DPRD mengurusi pelaksanaan anggaran.

"Prosesnya ini diduga ada oknum DPRD yang mengawal pelaksanaan anggaran ini dan diduga mendapat keuntungan.

Keuntungan itu setidak-tidaknya nama baik untuk berbicara di daerah itu karena sedang mencalonkan," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved