Operasi Patuh Candi 2019 di Karanganyar, Pelanggaran Meningkat 70 Persen, Mayoritas Tak Pakai Helm

Pelanggaran lalu lintas selama Operasi Patuh Candi 2019 di Kabupaten Karanganyar meningkat sekitar 70 persen dibandingkan tahun lalu.

Operasi Patuh Candi 2019 di Karanganyar, Pelanggaran Meningkat 70 Persen, Mayoritas Tak Pakai Helm
IST
Satlantas Polres Karanganyar saar menggelar Operasi Patuh Candi 2019. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Pelanggaran lalu lintas selama Operasi Patuh Candi 2019 di Kabupaten Karanganyar meningkat sekitar 70 persen dibandingkan tahun lalu.

Diberitakan Tribunjateng.com sebelumnya, Satlantas Polres Karanganyar melaksanakan Operasi Patuh Candi selama 14 hari terhitung mulai Kamis (29/8/2019) hingga Rabu (11/8/2019).

Kasatlantas Polres Karanganyar, AKP Faris Budiman mengatakan, pelanggaran lalu lintas meningkat sekitar 70 persen selama Operasi Candi 2019 dibandingkan dengan tahun lalu.

"Tilang meningkat 70 persen.

Tahun lalu 2.300, sedangkan tahun ini 4.222.

Pelanggaran rata-rata tidak menggunakan helm, pengendara dibawah umur dan surat-surat.

Ada juga sepeda motor yang tidak standar," katanya kepada Tribunjateng.com, Kamis (12/9/2019).

Ia menjelaskan, selama berlangsungnya operasi candi, pelanggaran terbanyak didominasi pengendara yang tidak menggunakan helm.

Kepala Desa di Pekalongan Ini Daftarkan Diri jadi Bakal Calon Bupati Lewat PDI Perjuangan

Bermodal Rp 2,6 Juta, Gapura Gang Manggis Kasepuhan Batang Urutan ke-32 Apresiasi Tingkat Nasional

Dosen UNS Solo Pakai Tulang Sapi bagi Pasien Patah Tulang, Harga Lebih Ekonomis

BNN Kendal Buka Klinik Rehabilitasi Narkoba Rawat Jalan, Gratis

"Sepeda motor tidak standar terutama knalpot, kita menahan 200 sepeda motor knalpot brong.

Syarat mengambil harus membawa knalpot standar dan dipasang kemudian membayar denda," terangnya.

Selain itu ada pula pelanggaran yang mengoperasikan HP saat mengendari sepeda motor, baik itu driver ojol maupun masyarakt umum.

"Ada sekitar 50 pelanggaran," ungkap Kasatlantas Polres Karanganyar.

Sementara itu, laka lantas selama operasi candi ada sekitar 19 kejadian, turun dari tahun lalu sekitar 20 laka lantas.

"Meninggal dan luka berat nihil.

Kalau tahun lalu ada 2 korban meninggal dan 3 korban luka berat," tutur AKP Faris Budiman. (Ais)

Penulis: Agus Iswadi
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved