PDI Perjuangan Kabupaten Pekalongan Belum Bentuk Panitia Penjaringan Calon Bupati dan Wakil Bupati

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pekalongan Sumar Rosul mengatakan saat ini PDIP Kabupaten Pekalongan belum membentuk tim penjaringan calon

PDI Perjuangan Kabupaten Pekalongan Belum Bentuk Panitia Penjaringan Calon Bupati dan Wakil Bupati
TRIBUN JATENG/INDRA DWI PURNOMO
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pekalongan Sumar Rosul 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pekalongan Sumar Rosul mengatakan saat ini PDIP Kabupaten Pekalongan belum membentuk tim penjaringan calon kepala daerah baik Bupati dan Wakil Bupati.

"Pengurus PDIP sampai saat Ini belum bentuk panitia mengenai hal tersebut, karena belum dapat instruksi dari DPP PDI Perjuangan.

Kemudian, mengenai berkas salah satu warga yang ingin maju lewat PDI Perjuangan, saya ucapkan terimakasih atas minatnya.

Tapi secara prinsip PDIP hanya menjalankan tugas dan instruksi dari DPP," kata Sumar kepada Tribunjateng.com, Kamis, (12/9/2019).

Menurutnya proses dan tahapan penjaringan jika sudah ada instruksi akan dilakukan secara terbuka.

Selanjutnya, mengenai informasi pendaftaran secara online, DPC PDIP akan patuh terhadap aturan partai.

Bermodal Rp 2,6 Juta, Gapura Gang Manggis Kasepuhan Batang Urutan ke-32 Apresiasi Tingkat Nasional

BNN Kendal Buka Klinik Rehabilitasi Narkoba Rawat Jalan, Gratis

Dosen UNS Solo Pakai Tulang Sapi bagi Pasien Patah Tulang, Harga Lebih Ekonomis

Sulung Bangun Kembali Bunker yang Telah Terkubur, Tempat Sembunyi Rakyat dari Serdadu Jepang

"Kami tidak ingin mendahului instruksi dari DPP PDIP," ujarnya.

Sumar menambahkan PDI Perjuangan di Kabupaten Pekalongan mendapat 11 kursi, sehingga memenuhi syarat untuk bisa mengajukan sendiri calon bupati atau wakil bupati.

"Syaratnya kan minimal 20 persen.

20 persennya kan 9 kursi, kita di atas 20 persen sehingga bisa mengajukan satu paket penuh untuk berpasangan.

Namun demikian, semua itu juga tergantung di DPP, apakah satu pasang dari PDI Perjuangan semua, kombinasi tokoh masyarakat dengan internal partai, semuanya dari internal, atau semuanya dari tokoh semua, atau kita hanya menjagokan satu bakal calon bupati, atau satu orang bakal calon wakil bupati saja, itu mekanisme digodok oleh DPP partai.

Kita yang di bawah prinsipnya hanya pelaksana tugas dari DPP sambil menyerap aspirasi dari kalangan masyarakat, baik internal maupun eksternal," tambahnya. (Dro)

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved