Tekan Polusi Air, Ahli Bakteria Belgia Ajak Warga Semarang Manfaatkan Tanaman Vetiver : Serap Racun

Seorang Ahli Bakteria dari Belgia, Olivier Piantadosi dihadirkan langsung untuk memberikan pemaparan terkait metode-metode pengurangan polusi air

Tekan Polusi Air, Ahli Bakteria Belgia Ajak Warga Semarang Manfaatkan Tanaman Vetiver : Serap Racun
ISTIMEWA
Tanaman Vetiver 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang bekerjasama dengan Yayasan Kekuatan Cinta Indonesia mengajak para pelaku usaha dan sejumlah instansi untuk mengurangi polusi air di Kota Semarang.

Seorang Ahli Bakteria dari Belgia, Olivier Piantadosi dihadirkan langsung untuk memberikan pemaparan terkait metode-metode pengurangan polusi air di Gedung Balai Kota Semarang, Jumat (13/9/2019).

Olivier memaparkan, ada 12 tanaman yang dapat mengatasi polusi air, satu di antaranya tanaman jenis vetiver atau akar wangi.

Dia pun mengajak para pengusaha untuk memanfaatkan tanaman ini guna mengurangi polusi air di Kota Semarang.

Menurutnya, tanaman vetiver sangat mudah untuk ditanam di Indonesia karena iklim di Indonesia cukup bagus.

Hanya saja, masyarakat Indonesia belum dapat memanfaatkannya secara baik.

Pihaknya pun siap membantu Kota Semarang mengatasi polusi air di Kota Semarang.

Pada November mendatang, pihaknya akan memulai proyek tersebut.

"Akar dari vetiver ini dapat menyerap polusi air, yakni menyerap racun pada limbah termasuk limbah besi," ucapnya.

Seorang Ahli Bakteria dari Belgia, Olivier Piantadosi memberikan pemaparan terkait metode-metode pengurangan polusi air di Gedung Balai Kota Semarang, Jumat (13/9/2019)
Seorang Ahli Bakteria dari Belgia, Olivier Piantadosi memberikan pemaparan terkait metode-metode pengurangan polusi air di Gedung Balai Kota Semarang, Jumat (13/9/2019) (TRIBUN JATENG/EKA YULIANTI)

Sementara, penanganan untuk setiap polusi air di setiap tempat berbeda.

Halaman
12
Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved