Bupati Sragen Resmikan Bank Sampah Mandiri DPUPR, Berharap Seluruh ASN Jadi Penggerak

Kepala DPUPR Kabupaten Sragen, Marija mengatakan adanya bank sampah ini dilatarbelakangi keluhan mengenai banyaknya sampah.

Bupati Sragen Resmikan Bank Sampah Mandiri DPUPR, Berharap Seluruh ASN Jadi Penggerak
TRIBUN JATENG/ MAHFIRA PUTRI MAULANI
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati bersama Wakil Bupati Dedy Endriyatno mengecek buku tabungan bank sampah, Jumat (13/9/2019) 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati bersama Wakil Bupati Dedy Endriyatno resmikan Bank Sampah "Mandiri" di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Jumat (13/9/2019).

Kepala DPUPR Kabupaten Sragen, Marija mengatakan adanya bank sampah ini dilatarbelakangi keluhan mengenai banyaknya sampah.

"Beberapa bulan yang lalu ada keluhan sampah di Kabupaten Sragen yang banyak berceceran dimana-mana, akhirnya kami dan teman-teman berinisiatif untuk membuat bank sampah,"kata Marija.

Dengan adanya bank sampah diharapkan dapat membantu sedikit mengurangi adanya sampah yang berlebihan.

Pengurus bank sampah Mandiri di PUPR 80% diisi oleh perempuan dan anggotanya ialah ASN PUPR sebanyak 215 anggota.

Marija juga mengatakan, sementara rekapan hasil penjualan sampah bulan Agustus Rp 3.952.000.

"Kami juga telah bermitra diluar DPUPR di Perumahan Puri Asri RW 7, RT 21, 28, 29, 41 dan KB TK Aqila Puro Asri," terang dia.

Dirinya mengatakan jika seluruh ASN sudah sudah peduli sampah, diharapkan bisa mengurangi banyaknya sampah.

"Sampah-sampah di TPS bisa berkurang, jangka panjangnya TPS Tanggan tidak cepat penuh," lanjut dia.

Pihaknya juga berencana akan membuat pupuk kompos dengan memanfaatkan daun-daun kering. Sehingga seluruh sampah dapat termanfaatkan.

Sementara itu, Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengapresiasi kepada PUPR yang telah membuat bank sampah dilingkungan kantor.

"Hari ini luar biasa, tolong temen-temen dinas untuk dicontoh, kita mulai menjadi anggota dulu kita hidupkan DPU terlebih dahulu, baru kita membuat di masing-masing dinas," kata Yuni.

Dirinya juga berterimakasih karena bisa menginisiasi dan menjadi contoh semua dinas dan juga bisa menjadi inkubator warga masyarakat Kabupaten Sragen.

"Saya minta kepada teman-teman untuk memulai dari diri sendiri kita kelola bersama, lalu mengajak untuk di kampung masing-masing membuat bank sampah. Ajak-ajak itu penting," lanjut Yuni. (uti)

Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved