200 Situs Jasa Keuangan Abal-Abal Diblokir OJK, Ludy: Warga Pekalongan Juga Banyak Jadi Korban

Wakil Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid mengimbau masyarakat agar lebih jeli dan tidak mudah tergiur investasi ataupun pinjaman online.

200 Situs Jasa Keuangan Abal-Abal Diblokir OJK, Ludy: Warga Pekalongan Juga Banyak Jadi Korban
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Jajaran Pemkot Pekalongan dan OJK Tegal menghadiri edukasi dan pemanfaatan produk industri jasa keuangan, di Hotel Pesona Kota Pekalongan, Senin (16/9/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Ratusan situs investasi bodong diblokir oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tegal.

Selain pemblokiran, OJK juga melaporkan situs-situs tersebut ke pihak berwajib.

Hal itu dilakukan karena maraknya investasi ataupun pinjaman online ilegal.

Pemblokiran ratusan situs dibenarkan Kepala OJK Tegal, Ludy Arlianto saat mengisi Edukasi dan Pemanfaatan Produk Industri Jasa Keuangan, di Hotel Pesona Kota Pekalongan, Senin (16/9/2019).

Menurutnya, ada 200 situs tak resmi yang menawarkan jasa keuangan berupa investasi serta pinjaman online.

“Kami bersama pihak kepolisian serta Kominfo telah memblokir 200 situs investasi dan pinjaman ilegal."

"Hal itu kami lakukan agar masyarakat tidak lagi terperdaya dengan investasi bodong ataupun pinjaman online yang tidak jelas,” paparnya.

Dilanjutkan Ludy, tindak pencegahan penting dilakukan agar korban investasi bodong dan pinjaman online tidak bertambah.

“Untuk itu kami datang ke Kota Pekalongan untuk mengajak Pemkot Pekalongan mengedukasi masyarakat."

"Tujuannya supaya masyarakat tahu, mana investasi yang resmi maupun abal-abal,” ucap Ludy.

Halaman
12
Penulis: budi susanto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved