224 Desa Menyandang ODF di Kabupaten Tegal, Pemkab Bakal Evaluasi Kekurangannya

Upaya Open Defecation Free (ODF) atau bebas buang air besar sembarangan (BABS) terus digencarkan oleh Pemkab Tegal.

224 Desa Menyandang ODF di Kabupaten Tegal, Pemkab Bakal Evaluasi Kekurangannya
ISTIMEWA
Bupati Tegal Umi Azizah saat memberikan arahan pada Evaluasi PDPM dan Percepatan Kabupaten Tegal ODF, Senin (16/9/2019) ini di Ruang Pertemuan Lantai 2 Hotel Grand Dian Slawi, Kabupaten Tegal. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Upaya Open Defecation Free (ODF) atau bebas buang air besar sembarangan (BABS) terus digencarkan oleh Pemkab Tegal.

Hingga saat ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tegal mencatat sudah ada 224 desa yang menyandang ODF, dari total 287 desa-kelurahan.

Data itu terungkap dalam Evaluasi PDPM dan Percepatan Kabupaten Tegal ODF, Senin (16/9/2019) ini di Ruang Pertemuan Lantai 2 Hotel Grand Dian, Slawi Kabupaten Tegal.

Dari evaluasi tersebut, terdapat 63 desa di Kabupaten Tegal yang belum lolos ODF sampai sejauh ini.

Bupati Tegal, Umi Azizah yang turut hadir pada evaluasi itu menyebut bahwa semua pihak perlu memperkuat kerja sama serta sinergitas guna mempercepat pencapaian ODF 2019.

"Kami merasakan betapa transformasi sosial menuju masyarakat dengan hidup bersih dan sehat."

"Serta, tinggal di lingkungan higienis memerlukan proses panjang, tidak singkat," kata Umi dalam evaluasi itu.

Untuk mencapai ODF, Umi mengaku memang perlu adanya pendampingan melalui kegiatan pemicuan dari tokoh masyarakat dan agama.

Hal itu dilakukan supaya masyarakat mudah mencerna untuk bisa berperilaku hidup bersih dan sehat.

"Peran Kepala Desa (Kades) pun sangat vital. Agenda atau program ODF ini bisa dibantu juga melalui pengadaan di APBDes," pesannya.

Halaman
12
Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved