Alhamdulillah, Slawi Tegal Diguyur Hujan, Ini Pernyataan Resmi BMKG

Wilayah Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal akhirnya diguyur hujan pada Senin (16/9/2019) subuh hari tadi sekitar pukul 04.50 WIB.

Alhamdulillah, Slawi Tegal Diguyur Hujan, Ini Pernyataan Resmi BMKG
Hujan

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Wilayah Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal akhirnya diguyur hujan pada Senin (16/9/2019) subuh hari tadi sekitar pukul 04.50 WIB.

Hujan yang berlangsung sekitar 20 menit itu mengguyur wilayah Kecamatan Slawi dan sekitarnya pada subur hari.

Meski demikian, BMKG menyebut bahwa datangnya hujan tersebut ternyata bukan pertanda beralihnya musim dari kemarau ke musim hujan.

Prakirawan BMKG Klas III Tegal, Hendy Andriyanto menuturkan bahwa saat ini, sebagian besar wilayah Indonesia berada pada puncak musim panas atau kemarau.

"Termasuk wilayah Tegal juga. Jadi belum beralih musim. Fenomena tadi hanya hujan lokal biasa saja," jelas Hendy kepada Tribunjateng.com, Senin (16/9/2019)

Menurut dia, hujan lokal tersebut muncul karena massa udara di sekitar Slawi cukup basah.

Terlebih, kata Hendy, massa udara basah itu muncul dan bergerak dari sekitaran Gunung Slamet.

"Ya karena massa udara basah. Itu bisa datang dari massa udara yang berasal dari Gunung Slamet. Jadi wajar terjadi hujan lokal. Jika disebut beralih musim, saya rasa belum ganti musim karena sekarang masuk fase puncak musim panas," terangnya.

Dia menegaskan, bisa dikatakan sudah masuk ke musim hujan, apabila curah hujan sudah di atas 150 milimeter (MM).

Pihaknya juga memprediksi bahwa beralihnya ke musim hujan baru bisa terjadi di awal November 2019 mendatang.

"Awal November musim hujannya mas. Saya rasa, hujan lokal tadi di wilayah Slawi masih kurang dari 150 MM," sambung dia. (Tribunjateng/gum).

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved