Anggota DPRD Kota Pekalongan Protes Cuma Dapat Kelas II BPJS Kesehatan

Sejumlah anggota DPRD Kota Pekalongan protes karena tercantum di Kelas II BPJS Kesehatan.

Anggota DPRD Kota Pekalongan Protes Cuma Dapat Kelas II BPJS Kesehatan
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Seluruh anggota dewan Kota Pekalongan ikuti rapat paripurna penetapan pimpinan difinitif DPRD, di gedung DPRD Kota Pekalongan, Senin (16/9/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Sejumlah anggota DPRD Kota Pekalongan protes karena tercantum di Kelas II BPJS Kesehatan.

Mereka meminta agar layanan kesehatan untuk anggota dewan ditingkatkan menjadi kelas I.

Satu di antaranya Rizqon, anggota dari Partai Amanat Nasional (PAN), yang mengatakan layanan kesehatan bagi anggota dewan belum setara.

“Yang baru terdata dan masuk kelas II ada tiga anggota DPRD. Kami sudah minta untuk ditingkatkan satu periode lalu tapi hingga kini belum direalisasikan,” jelasnya, usai mengikuti rapat paripurna penetapan pimpinan difinitif DPRD, di gedung DPRD Kota Pekalongan, Senin (16/9/2019).

Dilanjutkan Rizqon, kemungkinan masih banyak anggota DPRD yang terdaftar BPJS Kesehatan Kelas II.

“Dari total 35 anggota ada yang masuk kelas I, ini menunjukan tidak ada kesetaraan. Kami meminta ada kesetaraan dalam hal layanan kesehatan untuk anggota DPRD,” paparnya.

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Kota Pekalongan, Balgis Diab, akan melakukan pendataan ulang.

“Akan kami lakukan pendataan ulang terkait kelas layanan kesehatan yang diikuti anggota, dan akan kami samaratakan,” imbuhnya.

Ditambahkannya, adanya permintaan kesetaraan kelas layanan kesehatan dikarenakan ketidak tertibkan administrasi para anggota.

“Ada kekeliruan karena kurang tertibnya anggota dalam hal administrasi. Ke depan kami akan kami tertibkan,” tambahnya.(*)

Penulis: budi susanto
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved