Dana Desa dari Pusat Langsung Ditransfer ke Kabupaten, Tidak Ada Potongan Sepeserpun

Dalam penyaluran dana desa, kantor kecamatan seharusnya tidak ada di dalam alur rantai distribusi.

Dana Desa dari Pusat Langsung Ditransfer ke Kabupaten, Tidak Ada Potongan Sepeserpun
google
Ilustrasi dana desa 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - DALAM penyaluran dana desa, kantor kecamatan seharusnya tidak ada di dalam alur rantai distribusi.

Demikian disampaikan Kabid II Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Bapermades) Provinsi Jawa Tengah, Didi, Kamis (12/9/2019) sore.

Dijelaskannya bahwa, di dalam penyaluran dana desa mekanismenya adalah dana desa disalurkan oleh pemerintah pusat dalam hal ini Kemendagri kepada kabupaten.

Pemerintah pusat menyalurkan dana melalui rekening kas umum negara ditransfer ke rekening kas umum daerah kabupaten terlebih dahulu sebelum diteruskan ke desa-desa.

Sebelum pemerintah pusat menyalurkan dana desa di tingkat kabupaten, kepala daerah atau Bupati setempat harus memenuhi beberapa persyaratan.

Antara lain harus memiliki tata cara pembagian dan penetapan rincian dana desa, dan harus memberikan laporan pertanggung jawaban realisasi penyaluran dana desa periode sebelumnya.

"Dana desa tersebut sebelum disalurkan persyaratannya dari kabupaten harus ada peraturan daerah mengenai APBD Kabupaten tahun berjalan. Juga peraturan Bupati mengenai tata cara pembagian dan penetepan rincian dana desa, harus ada laporan realisasi penyaluran dan konsolidasi penggunaan dana desa sebelumnya,” jelasnya.

Apabila kabupaten dalam hal ini Bupati belum memenuhi syarat maka dari kementerian pusat akan memberikan sanksi administasi berupa penundaan penyaluran.

Begitu pun di tingkatan desa, mereka harus memiliki persyaratan yang hampir sama yaitu membuat peraturan desa mengenai APBDes tahun berjalan dan laporan realisasi penggunaan dana desa tahap atau tahun sebelumnya.

“Itu juga berlaku manakala desa juga belum membuat peraturan desa atau laporan realisasi tahun sebelumnya mereka juga sama oleh Bupati penyalurannya akan ditunda. Ketika memenuhi peryaratan tersebut barulah dari Bupati menyalurkan melalui rekening kas desa masing-masing,” kata Didi.

Halaman
123
Penulis: hermawan Endra
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved