Polda Jateng Berikan Tali Asih Berupa Sembako ke Warga Terdampak Ledakan di Mako Brimob

Polda Jateng Berikan Tali Asih Berupa Sembako ke Warga Terdampak Ledakan di Mako Brimob

Polda Jateng Berikan Tali Asih Berupa Sembako ke Warga Terdampak Ledakan di Mako Brimob
TRIBUN JATENG/SAIFUL MA'SUM
Karo Logistik Polda Jateng Kombes Pol M Zari (seragam dinas) memberikan simbolis tali asih berupa paket sembako kepada 44 warga Rt 06 dan 05 Rw 02 Srondol Wetan Banyumanik Kota Semarang yang rumahnya rusak terdampak letusan bom di Mako Brimob Banyumanik, Senin (16/9/2019) sore. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Polda Jateng) dalam hal ini dipimpin Karo Logistik Polda Jateng Kombes Pol M Zari atas arahan Kapolda Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel memberikan sejumlah bantuan tali asih berupa paket sembako kepada 44 warga Rt 05 maupun Rt 06 Rw 02 Kelurahan Srondol Wetan, Banyumanik, Kota Semarang.

Paket diberikan pada hari ketiga pasca ledakan, Senin (16/9/2019) sore dengan dibantu puluhan anggota termasuk beberapa polwan.

Satu paket sembako yang berisi 18 item termasuk beras, gula, kopi, minyak goreng dan beberapa item lain senilai Rp 500 ribu.

Kombes Pol M Zari menuturkan, bantuan tersebut pada prinsipnya diberikan kepada 44 warga terdampak di samping juga melakukan perbaikan atas beberapa bagian rumah yang rusak.

Namun, dirinya belum bisa menyebutkan total anggaran yang sudah dikeluarkan maupun anggaran yang disediakan guna memperbaiki kerusakan yang ada.

"Semua ini kita datakan. Secara pasti (anggaran) belum. Kita fokus ke perbaikan ssudah 3 hari mulai dari atap rusak, ternit dan kaca. Hari ini atas arahan pimpinan Kapolda memberikan tali asih isi sembako kepada warga yang terdampak," terangnya, Senin (16/9/2019).

Sementara itu, dari total perbakan hingga hari ketiga, pihaknya mendapat laporan sekiranya 28 rumah dari 44 yang terdata sudah rampung. Artinya 60 persen pekerjaan sudah terealisasi.

Ia juga memastikan dengan menerjunkan 30 pekerja, semua atap rumah hingga hari ketiga malam sudah berhasil diselesaikan.

"Prinsip malam ini (red) atap harus tertutup semua karena sempat hujan juga. Sejauh ini saya monitor belum ada perkembangan (tambahan kerusakan) kalaupun ada tetap ditindak lanjuti," lanjutnya.

Ditambahkan, pihaknya juga telah menyiapkn sejumlah persiapan untuk perbaikan di dalam asrama yang terdampak. Beberapa kendaraan personal brimob baik bus, truk, maupun kendaraan lain yang terdampak pun sedang diinfentarisasi.

Halaman
12
Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved