Polisi Tangkap Pembakar Hutan Lindung Nagari Saniang Baka, Kapolres Solok Kota Sebut Ada Lima Orang

Lima orang pembakar hutan lindung di Nagari Saniang Baka, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok ditangkap polisi.

Polisi Tangkap Pembakar Hutan Lindung Nagari Saniang Baka, Kapolres Solok Kota Sebut Ada Lima Orang
PIXABAY/Myriams-Fotos
Ilustrasi api. 

TRIBUNJATENG.COM, PADANG - Lima orang pembakar hutan lindung di Nagari Saniang Baka, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok ditangkap polisi.

Empat orang yang ditangkap adalah pekerja masing-masing KD (43), DR (47), AF (25), YM (22) dan majikannya L (65) diduga membakar hutan sekitar dua hektare, pada Jumat (13/9/2019) lalu.

"Lima orang itu kami tangkap pada Sabtu. Satu hari setelah mereka melakukan pembakaran."

"Setelah melalui pemeriksaan, hari ini mereka sudah kami tetapkan menjadi tersangka," kata Kapolres Solok Kota, AKBP Dony Setiawan yang dihubungi Kompas.com, Senin (16/9/2019).

Menurut AKBP Dony, kejadian berawal pada Jumat (13/9/2019), dimana polisi mendapatkan laporan adanya pembakaran hutan di Saniang Baka.

Setelah melakukan penyelidikan, ternyata lahan yang dibakar merupakan lahan hutan lindung.

"Setelah berkoordinasi dengan BKSDA Sumbar, ternyata lahan yang dibakar adalah kawasan hutan lindung. Kami langsung melakukan pengamanan terhadap pelaku pembakaran," jelas AKBP Dony.

Ia menjelaskan, pelaku kebakaran bermotif dengan merobohkan pohon pinus, kemudian membakarnya menggunakan minyak tanah dan korek api.

Selain mengamankan lima pelaku, menurut AKBP Dony, pihaknya juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa lima unit mesin pemotong rumput, dua unit mesin pompa racun rumput, dua unit mesin diesel listrik (genset).

Kemudian, satu gerobak dorong, empat jiriken, satu parang, satu mancis atau korek api, satu unit mesin pemotong kayu atau chainshaw.

Halaman
12
Editor: deni setiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved