PT Daehan Global Akui Pendirian Pabrik Langgar Aturan RTRW Kabupaten Brebes

Pembangunan pabrik asal Korea, PT Daehan Global, di Desa Cimohong, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, menjadi sorotan.

PT Daehan Global Akui Pendirian Pabrik Langgar Aturan RTRW Kabupaten Brebes
TRIBUN JATENG/M ZAINAL ARIFIN
Jajaran Polsek Bulakamba Brebes dan pemerintah desa setempat meninjau lokasi pembangunan perluasan pabrik PT Daehan Global di Desa Cimohong, Bulakamba, Kabupaten Brebes, Senin (16/9/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Pembangunan pabrik asal Korea, PT Daehan Global, di Desa Cimohong, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, menjadi sorotan.

Selain tidak mengantongi izin untuk pembangunan perluasan pabrik, perusahaan tersebut juga melanggar aturan Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW).

Hal itu disampaikan Sekda Kabupaten Brebes, Djoko Gunawan.

Ia mengatakan, berdasarkan rekomendasi Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) RI, PT Daehan Global telah melanggar aturan RTRW Kabupaten Brebes.

Sehingga, perusahaan pabrik garmen itu dikenai sanksi harus mengganti lahan seluas 31 hektare.

Sanksi itu atas lahan yang digunakan untuk mendirikan pabrik garmen yang saat ini sudah beroperasi.

"Ya memang betul ada rekomendasi dari Kementerian ATR. Yang bersangkutan (PT Daehan Global--red) harus mengganti 2,25 kali lahan atau sekitar 31 hektare untuk lahan pengganti," kata Djoko, Senin (16/9/2019).

Diterangkannya, PT Daehan Global dinyatakan melanggar aturan karena telah menyalahi izin lahan yang telah dikeluarkan.

Yakni, luasan lahan yang telah diizinkan untuk kawasan pabrik hanya 6,3 hektare.

Namun kenyataan di lapangan mencapai 20 hektare.

Halaman
123
Penulis: m zaenal arifin
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved