Liputan Khusus

Sugeng Kaget Ada Surat Potongan Dana Desa 10 Persen

Di sejumlah daerah di Jateng telah terjadi penyelewengan dana desa (DD), baik proses saat pencairan, perencanaan maupun realisasi penggunaan uangnya.

Sugeng Kaget Ada Surat Potongan Dana Desa 10 Persen
google
Ilustrasi dana desa 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Di sejumlah daerah di Jateng telah terjadi penyelewengan dana desa (DD), baik proses saat pencairan, perencanaan maupun realisasi penggunaan uangnya.

Bahkan sebagian kepala desa sudah diproses oleh kejaksaan, divonis oleh pengadilan maupun dan mendekam di penjara. Sebut saja di Boyolali dan Brebes.

Saat ini juga ada kepala desa atau oknum tertentu yang dilaporkan warga ke pihak berwajib, maupun sedang dilidik oleh aparat hukum.

Di Kabupaten Pemalang, juga ada desa yang sedang menjadi perbincangan karena dana desa tersebut diduga dipotong oleh oknum tertentu.

Sumber yang enggan disebutkan namanya memberikan pengakuan mengejutkan.

Dia mengaku bahwa di Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang ada oknum yang diduga meminta sejumlah uang kepada desa-desa yang memperoleh kucuran dana desa.

Oknum tersebut minta 10 persen dari alokasi dana desa.

Dia menunjukkan bukti surat nomor 142.44 tanggal 12 Agustus 2019 perihal rekomendasi pencairan dana desa tahap II yang ditujukan kepada Kepala Bank Jawa Tengah Capem Randudongkal.

Dalam surat itu tertulis, berdasarkan surat Kepala Dinpermades Kabupaten Pemalang tanggal 25 Juli 2019 nomor 142.42/1745/Dinpermades perihal sebagaimana pada pokok surat.

Disampaikan dengan hormat sehubungan telah terpenuhinya persyaratan administrasi pengajuan dana desa maka diminta dengan hormat agar dana desa tersebut bisa dicairkan untuk ditransfer Rp 47 juta ke nomor rekening sekian, atas nama bendahara gaji Randudongkal.

Halaman
1234
Penulis: hermawan Endra
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved