Dinas Arpus Jateng Kejar Digitalisasi Kearsipan, Prijo: Tekan Penggunaan Kertas

Ketua penyelenggara pengkajian kearsipan, Hana Roichati, kajian ini diikuti 90 anggota lembaga kearsipan dari kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Dinas Arpus Jateng Kejar Digitalisasi Kearsipan, Prijo: Tekan Penggunaan Kertas
ISTIMEWA
Berfoto bersama di sela pengkajian kearsipan di Kantor Dinas Arpus Provinsi Jawa Tengah, Selasa (17/9/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Lewat penggunaan teknologi informasi, diharapkan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Arpus) Provinsi Jawa Tengah dapat melakukan arsip data secara cepat dan tepat.

Apalagi arsip data yang penting, dapat disimpan rapi serta dicari secara mudah.

"Sifatnya, pengembangan perpustakaan dari provinsi hingga di desa-desa mesti ke arah digital," papar Kepala Dinas Arpus Jawa Tengah, Prijo Anggoro di sela pengkajian kearsipan di kantor dinas setempat, Selasa (17/9/2019).

Prijo mengakui saat ini pengelolaan kearsipan di lembaga kearsipan dan perpustakaan di Provinsi Jawa Tengah belum sepenuhnya optimal.

Di beberapa perpustakaan di kota besar, pengelompokan kearsipan sudah di tahap digital.

Namun di kota lain, menurutnya masih ada yang dilakukan secara manual.

"Padahal pengelolaan arsip harusnya sejak disimpan hingga dilayankan ke masyarakat harus prima," jelasnya.

Menurut Prijo ada beberapa keuntungan dalam mendigitalisasi arsip.

Di antaranya menekan penggunaan kertas yang berlebihan.

"Arsip kertas yang ditumpuk, bisa hilang dan hancur. Risikonya sulit ditemukan kembali," imbuhnya.

Halaman
12
Penulis: akbar hari mukti
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved