Disbudpar Kota Semarang Latih Pengelola Homstay, Wisata Kuliner dan Pemandu Wisata

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang terus berupaya mendongkrak kunjungan wisata ke Kota Semarang dengan berbagai strategi.

Disbudpar Kota Semarang Latih Pengelola Homstay, Wisata Kuliner dan Pemandu Wisata
TRIBUN JATENG/EKA YULIANTI FAJLIN
Sekda Kota Semarang, Kepala Disbudpar Kota Semarang, serta sejumlah pembicara berfoto bersama usai pembukaan pelatihan bagi pengelola homestay, pengelola wisata kuliner, dan pemandu wisata, di Star Hotel, Selasa (17/9/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang terus berupaya mendongkrak kunjungan wisata ke Kota Semarang dengan berbagai strategi.

Kepala Disbudpar Kota Semarang, Indriyasari mengatakan, selain adanya destinasi wisata yang menarik, keterampilan pengelola homstay, pengelola wisata kuliner dan pemandu wisata juga menjadi faktor yang penting dalam mendongkrak pariwisata di Kota Semarang.

Iin, sapaan akrabnya, pun mengajak para pengelola homestay, pengelola wisata kuliner, dan pemandu wisata untuk mengikuti berbagai pelatihan tentang strategi-strategi pariwisata.

"Kami memang sengaja mengadakan pelatihan selama tiga hari. Selama dua hari mereka akan mendapatkan pelatihan di kelas, sedangkan sehari pada hari ketiga akan praktek langsung, dimana untuk prakteknya nanti bisa seperti bagaimana melakukan penataan kamar yang menarik, melakukan pemilihan bahan baku yang berkualitas untuk pengolahan kulinernya, dan lain sebagainya," jelasnya, usai membuka pelatihan di Stae Hotel, Selasa (17/0/2019).

Menurutnya, pengelola dan pemandu wisata juga menjadi kunci gambaran pariwisata di Kota Semarang.

Sebab, mereka akan dinilai oleh wisatawan secara langsung.

Pertegas Sebagai Kampus Indonesia Mini, UKSW Salatiga Gelar Pertunjukkan Budaya Indonesia

Anak-anak TK Nabila Petir Senang Ada Volunter WNA Asal Austria Mengajar Bahasa Inggris

Ruas Jalan Pemalang-Tegal Rusak Parah, Umi : Mohon Bersabar, Perbaikan Masuk Tahun Anggaran 2020

Jaksa KPK Ajukan Pernyataan Sikap Banding Atas Putusan yang Dikenakan Lasito

Jika mereka dapat memberikan kesan yang baik kepada wisatawan, Iin yakin, wisatawan akan tertarik untuk berkunjung kembali ke Kota Semarang.

Oleh karena itu, baik pengelola maupun pemandu wisata harus mempunyai cara berkomunikasi yang baik, karakter kuat dalam mengembangkan pariwisata, serta tingkah laku yang baik.

"Karena itu semua nanti akan dinilai oleh wisatawan.

Harapannya dengan pelatihan ini para pemandu wisata, pengelola wisata dan homestay bisa lebih profesional dalam melayani wisatawan," ucapnya.

Halaman
12
Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved