Ingat Kasus Rekening Nasabah Diblokir Sepihak? BRI Solo Kukuh Tak Mau Bertanggung Jawab

Bank Rakyat Indonesia menolak replik yang diajukan tim kuasa hukum penggugat pada persidangan minggu sebelumnya.

Ingat Kasus Rekening Nasabah Diblokir Sepihak? BRI Solo Kukuh Tak Mau Bertanggung Jawab
TRIBUN JATENG/DANIEL ARI PURNOMO
Kuasa Hukum Denny Setiyawan saat dijumpai wartawan setelah persidangan di Pengadilan Negeri Solo, Selasa (17/9/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Bank Rakyat Indonesia menolak replik yang diajukan tim kuasa hukum penggugat pada persidangan minggu sebelumnya.

Ketidaksetujuan BRI disampaikan melalui duplik jawaban sidang perdata gugatan pemblokiran rekening nasabah, hari Selasa (17/9/2019).

Ada tiga poin yang ditolak BRI, selaku pihat tergugat dalam sidang kali ini.

Pertama, mengenai formil surat kuasa tergugat yang dianggap tidak sah, karena tidak ada keterangan waktu tanggal, bulan dan tahun di atas tanda materai.

Kedua, gugatan penggugat dirasa tidak jelas alias kabur.

"Penggugat tidak dapat menjelaskan perhitungan nilai-nilai kerugian tersebut yang didasari pada fakta hukum yang ada, khususnya kerugian materilil, seperti misalnya jumlah gaji per bulan Penggugat yang kalau diperhitungkan selama 2 (dua) bulan senilai dengan kerugian yang timbul," tulis pihak BRI dalam duplik tergugat di Pengadilan Negeri Solo.

Akan Ada Waduk Berkapasitas 42 Juta Meter Kubik Air di Kabupaten Kendal

Selama 2019 Terjadi 47 Kecelakaan di Perlintasan Kereta Api di Wilayah PT KAI Daop 3, 45 Korban Jiwa

Hanya Anak Kernet Bus, Tati Tetap Semangat Kejar Impiannya Jadi Dokter Gigi

Mau Berkunjung ke Festival Jelajah Kota Lama Semarang? Ini 7 Tips Untuk Mengabadikan Momen di Sana

Pada poin ketiga dijelaskan BRI keberatan terhadap gugatan perkara yang disampaikan penggugat.

Dalam hal ini BRI membenarkan pemblokiran rekening anggota Satresnarkoba Polresta Solo itu dilakukan pegawai BRI Unit Ngesrep bernama Puput Kusuma Wardani.

Berdasar fakta persidangan, pihak BRI mengungkap Puput merupakan istri Denny Setiyawan, pihak penggugat.

"Pemblokiran yang dilakukan Puput tidak sesuai prosedur yang berlaku dalam ketentuan internal tergugat, sehingga tergugat merasa sebagai pihak yang dikriminalisasi dalam gugatan a quo," tulis BRI dalam duplik.

Halaman
12
Penulis: Daniel Ari Purnomo
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved