Kompol Simatupang : 29 Desa di Kabupaten Pekalongan Dianggap Rawan Saat Pilkades Serentak

Polres Pekalongan, sudah mulai mendata desa yang dianggap rawan dan perlu mendapat perhatian khusus saat pelaksanaan Pilkades serentak

TRIBUN JATENG/INDRA DWI PURNOMO
Polres Pekalongan menggelar rapat koordinasi terkait pengamanan Pilkades serentak 2019 di aula Mapolres setempat. 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Polres Pekalongan, sudah mulai mendata desa yang dianggap rawan dan perlu mendapat perhatian khusus saat pelaksanaan Pilkades serentak yang rencananya akan dilaksanakan pada bulan November 2019.

Kabag Ops Polres Pekalongan Kompol GN Simatupang mengatakan dari 210 desa yang ada di kabupaten Pekalongan, ada 14 desa yang ikut diwilayah hukum Polres Pekalongan Kota yakni Kecamatan Tirto dan Kecamatan Buaran.

Namun demikian Polres Pekalongan sudah melakukan koordinasi dengan Polres Pekalongan Kota terkait pengamanan saat Pilkades.

"Kami telah melakukan pemetaan, dan hasilnya ada 29 desa dari 196 desa yang masuk wilayah hukum Polres Pekalongan yang dianggap rawan.

Sedangkan sisanya sejumlah 167 desa di nyatakan sangat aman," kata Kabag Ops Polres Pekalongan Kompol GN Simatupang kepada Tribunjateng.com, Selasa, (17/9/2019).

Kabag Ops mengungkapkan pihaknya memastikan pelaksanaan pesta demokrasi tingkat desa yang akan dilaksanakan pada awal bulan November 2019 nanti akan berjalan lancar.

"Sejauh ini belum ada hal-hal yang menonjol, saya memerintahkan kepada anggota khusunya Bhabinkamtibmas untuk ke desa-desa binaannya masing-masing guna memantau perkembangan situasi jelang pilkades," ungkapnya

Saat ini, pihaknya terus melakukan pantauan keamanan dan ketertiban masyarakat di 196 desa yang menyelenggarakan pilkades serentak, terutama di titik-titik yang dianggap rawan.

Kompol Simatupang menjelaskan nantinya pelaksanaan pilkades serentak pihaknya akan menerjunkan 696 personil untuk melakukan pengamanan.

Tidak hanya itu, Polres Pekalongan juga meminta bantuan personil dari Polda Jateng, Polres Pekalongan Kota, Polres Batang, Polres Pemalang dan Brimob.

"Kami mengimbau kepada masing-masing calon kepala desa dan personil yang ada di Polsek jajaran untuk menjaga kondusifitas masing-masing wilayah, dan mengikuti birokrasi yang berlaku. Jika ada yang memicu suasana tidak kondusif, akan kami tindak," tambahnya. (Dro)

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved