Limbah Jins Wash Cemari Sungai Desa Pegaden Tengah, Aliran Air Berwarna Ungu dan Berbau Busuk

BPD sudah melakukan musyawarah desa untuk mencari solusi mengenai keluhan warga terkait pencemaran limbah di desa.

Limbah Jins Wash Cemari Sungai Desa Pegaden Tengah, Aliran Air Berwarna Ungu dan Berbau Busuk
TRIBUN JATENG/INDRA DWI PURNOMO
Warga menunjukkan limbah usaha jins wash yang diduga mencemari lingkungan terutama sungai, Selasa (17/9/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Warga Desa Pegaden Tengah, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah mengeluhkan limbah usaha jins wash di desa itu yang diduga mencemari lingkungan, terutama sungai.

Pasalnya, limbah jins wash tersebut diduga tanpa diolah secara baik, hanya digelontor ke sungai.

Dalam pantauan Tribunjateng.com, Selasa (17/9/2019), sungai tersebut berwarna keunguan hingga hitam.

Kemudian, sungai pun menimbulkan bau busuk.

Khusniah (52) warga RT 06 RW 02 Desa Pegaden Tengah mengatakan usaha pencucian jins di desanya sudah lama.

Bahkan semenjak ada usaha itu sungai di desanya menjadi tercemar.

"Air sungai berwarna hitam dan baunya busuk. Kami warga setempat sangat terganggu dengan bau busuk seperti ini. Ini sudah terjadi bertahun-tahun," kata Khusni, Selasa (17/9/2019).

Ia menceritakan, sungai di desa ini dahulunya masih jernih.

Masyarakat desa pun kala itu kerap memanfaatkan sungai ini untuk mandi dan mencuci.

"Ikan dan udang dahulu banyak di sungai ini. Bahkan kerap ditangkap warga untuk lauk atau dijual," jelasnya.

Halaman
123
Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved