Liputan Khusus

Polisi Pemalang Pernah Menyidik Kasus Korupsi Dana Desa di Desa Cawet

Penyaluran dana desa yang sudah berlangsung sejak tahun 2015 perlu pengawasan dari berbagai pihak.

Polisi Pemalang Pernah Menyidik Kasus Korupsi Dana Desa di Desa Cawet
google
Ilustrasi dana desa 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Penyaluran dana desa yang sudah berlangsung sejak tahun 2015 perlu pengawasan dari berbagai pihak.

Tak terkecuali dari aparat keamanan atau kepolisian.

Saat diluncurkannya program ini, Polri dan Kementerian Desa Pembangunan Daerah dan Transmigrasi (Kemendes PDT) sudah melakukan MoU pengawasan penyaluran dana desa.

Hal tersebut juga diungkapkan Wakapolres Pemalang, Kompol Malpa Malacoppo, ketika dihubungi Tribun Jateng.

Berkat MoU tersebut, pihaknya bisa lebih luwes dalam mengawasi dan menindak laporan-laporan yang berkaitan dengan permasalahan penggunaan dana desa.

"Dalam MoU tersebut, salah satu tugas kami adalah melakukan sosialisasi terhadap perangkat desa, membimbing mereka, dan meminta untuk memasang rincian anggaran yang masuk serta yang digunakan supaya bisa diketahui oleh publik," jelasnya.

Polres Kabupaten Pemalang melalui Babinkamtibmas yang ada di tiap desa, juga ditugaskan untuk mengingatkan perangkat desa dalam menyusun administrasi.

"Apa yang dilaporkan harus sesuai dengan anggaran yang digunakan. Pemanfaatannya tepat waktu dan sesuai aturan. Kami juga selalu mengontrol penggunaan dana desa tersebut," tambah Malpa.

Polres Pemalang setidaknya pernah melakukan penyidikan dua kasus korupsi dana desa. Yakni di Desa Blimbing dan Desa Cawet.

"Desa Blimbing tahun 2015 dan Desa Cawet 2017. Itu sudah masuk putusan di Tipikor," tambahnya.

Halaman
12
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved